BASRI, DARMAWATI (2025) Implementasi Kebijakan Lorong Wisata (Longwis) di Kota Makassar = Implementation of Lorong Wisata (Longwis) Policy in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
E051211030-vxwtBCX5GbhdEZpy-20250918154202.jpg
Download (101kB) | Preview
E051211030-1-2.pdf
Download (361kB)
E051211030-dp.pdf
Download (130kB)
E051211030-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 September 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Peraturan Walikota Makassar Nomor 94 Tahun 2022 tentang Pembentukan Lorong Wisata. Program Lorong Wisata (Longwis) hadir sebagai solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan lorong di Kota Makassar. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dengan mengembangkan berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lorong terutama pada Lorong Wisata (Longwis) Hajar Aswad dan Lorong Wisata (Longwis) Lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kebijakan Longwis Lavender dan Longwis Hajar Aswad, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus untuk menjabarkan dan menganalisis data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka dengan metode purposive sampling yang menggunakan indikator implementasi Charles O’ Jones : 1) Organisasi, 2) Interpretasi, 3) Penerapan/Aplikasi . Adapun teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan program Lorong Wisata (Longwis) Hajar Aswad terdapat beberapa kendala seperti minimnya partisipasi masyarakat dan pendistribusian fasilitas yang tidak menyeluruh kepada masyarakat. Sementara itu, dalam penerapan Lorong Wisata (Longwis) Lavender hingga berjalan dengan baik hal ini dapat dilihat dari fasilitas yang diberikan masih terjaga, kegiatan-kegiatan lorong yang direncanakan masih terlaksana secara rutin, dan komitmen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lorong juga terlihat. Program Lorong Wisata (Longwis) sudah berjalan optimal di Lorong Wisata (Longwis) Lavender sedangkan Lorong Wisata (Longwis) Hajar Aswad belum berjalan dengan optimal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kebijakan, Pemerintah, Lorong Wisata |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 01:25 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 01:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56057 |
