Strategi Pengembangan Pengrajin Songkok Recca = development strategy for Recca songkok craftsmen


MAHFIRA, KHUSNUL (2025) Strategi Pengembangan Pengrajin Songkok Recca = development strategy for Recca songkok craftsmen. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E071211039-kCdJWEnRoTxZXKuz-20250918111834.jpeg

Download (49kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E071211039-1-2.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E071211039-dp.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E071211039-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Khusnul Mahfira, E071211039. Strategi pengembangan pengrajin songkok recca, di bawah bimbingan Muhammad Neil, S.Sos, M.Si. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Penelitian ini berjudul “strategi pengembangan pengrajin songkok recca”, penelitian ini berlokasi di Desa Paccing, Kec. Awangpone, Kab. Bone, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam perspektif antropologi. Songkok recca merupakan produk kerajinan tradisional masyarakat Bugis yang telah diwariskan secara turun-temurun dan memiliki nilai simbolik sebagai bagian dari identitas budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan model pengembangan usaha,mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi pengrajin, serta menganalisis strategi bertahan yang dilakukan dalam menghadapi tantangan produksi dan persaingan pasar. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Observasi partisipatif digunakan agar peneliti dapat memahami secara langsung proses produksi serta interaksi sosial di antara para pelaku usaha. Informan terdiri dari pengrajin, pengepul, pembeli, dan tokoh masyarakat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dengan memerhatikan konteks sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan usaha songkok recca didasarkan pada kombinasi antara warisan keterampilan tradisional dan adaptasi terhadap kebutuhan modern. Modal sosial dan jaringan kekerabatan menjadi unsur penting dalam menopang keberlanjutan usaha. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan modal, kurangnya regenerasi tenaga kerja, serta persaingan dari produk imitasi. Strategi bertahan yang dilakukan meliputi pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, pelibatan generasi muda dalam proses produksi, serta peneguhan identitas budaya melalui simbol keaslian produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan usaha songkok recca tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai sarana pelestarian budaya dan adaptasi sosial. Pendekatan antropologi memberikan pemahaman yang mendalam terhadap dinamika usaha ini dalam konteks masyarakat Bugis di Desa Paccing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci:Strategi, Pengembangan, Pengrajin, Songkok Recca
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 10 Jun 2026 06:52
Last Modified: 10 Jun 2026 06:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56049

Actions (login required)

View Item
View Item