Kontrol Sosial Kepala Sekolah dalam Pencegahan Bullying di SMPN 1 Pangkajene = Social Control of the Principal in Preventing Bullying at SMPN 1 Pangkajene


HASRAWATI, HASRAWATI (2025) Kontrol Sosial Kepala Sekolah dalam Pencegahan Bullying di SMPN 1 Pangkajene = Social Control of the Principal in Preventing Bullying at SMPN 1 Pangkajene. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E031211040-8ydGW6uQUJ0YfS7e-20250917185100.jpg

Download (309kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E031211040-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E031211040-dp.pdf

Download (457kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E031211040-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 August 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Bullying di lingkungan sekolah merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada perkembangan sosial, emosional, dan akademik siswa, serta dapat menurunkan kepercayaan diri, mengganggu proses belajar, dan menimbulkan stres bagi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying dan menganalisis kontrol sosial yang dilakukan kepala sekolah dalam pencegahannya di SMPN 1 Pangkajene. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, serta pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner kepada 88 responden yang terdiri dari siswa kelas VII dan VIII. Teknik penentuan sampel menggunakan Proportional Stratified Random Sampling berdasarkan perhitungan Slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying sosial merupakan bentuk yang paling dominan terjadi di SMPN 1 Pangkajene, disusul bullying verbal dan psikologis. Di sisi lain, bullying fisik dan cyberbullying juga terjadi meskipun dengan persentase lebih rendah. Dalam upaya pencegahannya, kepala sekolah telah menjalankan fungsi kontrol sosial secara aktif sesuai dengan teori AGIL dari Talcott Parsons. Fungsi adaptation terlihat dari kemampuan kepala sekolah menyesuaikan kebijakan sekolah dengan kebutuhan siswa. Fungsi goal attainment tercermin dari perencanaan dan pelaksanaan program anti-bullying. Fungsi integration diwujudkan melalui kolaborasi antara warga sekolah dalam membentuk lingkungan yang aman, meskipun keterlibatan orang tua masih minim. Serta, fungsi latency dijalankan melalui penanaman nilai anti-bullying dan pendidikan karakter. Dengan demikian, kepala sekolah berperan strategis dalam menciptakan iklim sekolah yang kondusif dan bebas dari perundungan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kontrol Sosial, Kepala Sekolah, Pencegahan, Bullying.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 10 Jun 2026 05:22
Last Modified: 10 Jun 2026 05:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56041

Actions (login required)

View Item
View Item