KUSUMA, RUSLIM ANDRE (2026) EFEKTIVITAS OBAT KUMUR BERBASIS BAHAN ALGA COKLAT (SARGASSUM BINDERI) TERHADAP PROFIL BAKTERI YANG TERIDENTIFIKASI DENGAN ANALITICAL PROFILE INDEX (API) 20E = EFFECTIVENESS OF BROWN ALGAE (SARGASSUM BINDERI) BASED MOUTHWASH ON BACTERIAL PROFILE IDENTIFIED BY ANALYTICAL PROFILE INDEX (API) 20E. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
J012232001-jkKyuthnX6BrLG7C-20260315093424.png
Download (199kB) | Preview
J012232001-1-2.pdf
Download (345kB)
J012232001-dp.pdf
Download (216kB)
J012232001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 March 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Ruslim, Andre Kusuma. Efektivitas Obat Kumur Berbasis Bahan Alga Coklat (Sargassum binderi) terhadap Profil Bakteri yang Teridentifikasi Dengan Analitical Profile Index (API) 20E. (dibimbing oleh Muhammad Ruslin dan Muhammad Hendra Chandha) Latar Belakang: Plak gigi merupakan lapisan biofilm bakteri yang menyebabkan berbagai penyakit mulut seperti karies gigi, gingivitis, dan mukositis oral. Beberapa bakteri yang umum ditemukan di rongga mulut baik dalam plak maupun saliva antara lain: Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus, Lactobacillus spp., Porphyromonas gingivalis, Veillonella spp, Coagulase negative Staphylococcus, Staphylococcus aureus, Streptococcus sp, Pseudomonas sp, dan Klebsiella pneumoniae. Alga kaya akan mineral, karbohidrat, dan protein. Sekitar 60–70% kandungan alga berupa karbohidrat dalam bentuk selulosa dan pati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa alga mengandung senyawa bioaktif seperti polisakarida, florotanin, mineral, dan asam lemak omega-3, sehingga berpotensi sebagai antibakteri, antioksidan, imunomodulator, dan prebiotik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental single-center, parallel-group randomized controlled trial pre-test and post-test group design yang akan membandingkan efektivittas antibakteri obat kumur berbahan dasar Sargassum binderi versus obat kumur Chlorheksidine 0,2% menggunakan analisis sampel ex vivo. Hasil: Partisipan yang bersedia mengikuti penelitian ini sebanyak 14 individu yang memiliki skor OHI-S baik, dengan total sampel yang diambil sebelum dan sesudah berkumur sebanyak 28 sampel. Bakteri yang teridentifikasi menggunakan API 20E pada sampel sebelum berkumur beragam, baik dari kelompok obat kumur Sargassum (OKS) dan kelompok obat kumur Chlorheksidine 0.2% (OKC) yaitu Streptococcus sp., Coagulase negaive Staphylococcus sp., Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae dengan rata-rata jumlah koloni >100.000 CFU/mL. Hasil sampel setelah berkumur kelompok OKC dan OKS yang diidentifikasi menggunakan API 20E menunjukkan reduksi koloni bakteri 100% yaitu sampai dengan 0 CFU/mL. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapatnya koloni bakteri yang teridentifikasi menggunakan API 20E pada kelompok sampel sesudah berkumur menggunakan OKS dan OKC.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: obat kumur, algae, alga coklat, Sargassum, fukoidan, florotanin, bacterial, obat herbal, chlorhexidine, anti-bakteri, rongga mulut, API, koloni, dental plaque. . |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > Pendidikan Dokter Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 03:19 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 03:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56038 |
