Eksistensi Jurnalis Foto di Era Digital = Existence of Photojournalists in the Digital Era


AMA, MUHAMMAD IDHAM (2025) Eksistensi Jurnalis Foto di Era Digital = Existence of Photojournalists in the Digital Era. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E033221002-ZEviSQV47WmPrRh1-20250925153312.jpg

Download (211kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E033221002-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E033221002-dp.pdf

Download (244kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E033221002-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 September 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

MUHAMMAD IDHAM AMA, Eksistensi Jurnalis Foto di Era Digital, (dibimbing oleh Muliadi Mau dan Das'ad Latif). Latar Belakang. Teknologi digital telah membawa banyak perubahan signifikan dalam bidang jurnalistik. Khususnya jurnalis foto, di era teknologi digital jurnalis foto mengalami perubahan peran, menghadapi berbagai tantangan, salah satunya dengan munculnya AI yang kemudian hal ini berdampak pada peluang jurnalis foto di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi eksistensi, tantangan, pemanfaatan teknologi AI dan peluang jurnalis foto di era digital. Adapun jurnalis foto yang menjadi objek penelitian ialah yang tergabung dalam Organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar. Metode.Penelitian ini menggunakan paradigma fenomenologi, tipe penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil. Penelitian ini menunjukkan eksistensi jurnalis foto di Makassar menurun di era digital, hal ini disebabkan terjadinya disrupsi media, dimana munculnya platform digital dan media sosial yang mengubah cara konsumsi berita dan informasi visual di era digital lebih mudah diakses secara daring, di sisi lain eksistensi jurnalis foto mengalami penurunan disebabkan dengan pengurangan SDM dalam bidang jurnalis foto. Jurnalis foto menghadapi banyak tantangan seperti pekerjaan jurnalis yang diambil alih oleh jurnalis warga dan reporter, jurnalis foto mengalami perubahan peran, dintuntut multitasking, dituntut menjaga ekslusif gambar, dan menampilkan foto investigatif agar terdapat pembeda antara foto jurnalis warga, reporter dan jurnalis foto, serta jurnalis foto mendapat ancaman dengan hadirnya AI, juga mendapat tekanan untuk mempertahankan etika dan profesionalisme dalam menyajikan berita visual. Di era teknologi digital jurnalis foto telah menggunakan AI untuk membantu pekerjaan jurnalis foto dalam proses pengumpulan data pada pra liputan. AI yang digunakan jurnalis foto diantaranya ChatGPT, Deepseek, Meta, Google Search dan Gemini. Meskipun eksistensi jurnalis foto mengalami penurunan, dan jurnalis foto menghadapi berbagai tantangan namun tidak menutup peluang jurnalis foto di era digital, salah satu sektor yang memberikan peluang besar pada jurnalis foto ialah dalam bidang olahraga. Kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi terkait eksistensi jurnalis foto di era digital yang memberikan strategi bagi jurnalis foto untuk bertahan di era digital seperti beradaptasi dengan teknologi dan mengutamakan etika dalam menjalankan profesinya.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Eksistensi Jurnalis Foto, Jurnalisme Foto, Era Digital, Artificial Intelligence
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 09 Jun 2026 07:12
Last Modified: 09 Jun 2026 07:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56020

Actions (login required)

View Item
View Item