SELF-DISCLOSURE DAN MANAJEMEN PRIVASI KOMUNIKASI REMAJA KASUS CYBERBULLYING DI X = SELF-DISCLOSURE AND ADOLESCENTS COMMUNICATION PRIVACY MANAGEMENT IN CYBERBULLYING CASES ON X


KARDIYANTI, INMA DWI PUTRI (2025) SELF-DISCLOSURE DAN MANAJEMEN PRIVASI KOMUNIKASI REMAJA KASUS CYBERBULLYING DI X = SELF-DISCLOSURE AND ADOLESCENTS COMMUNICATION PRIVACY MANAGEMENT IN CYBERBULLYING CASES ON X. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E022222002-YUWFPlykDzNIdjGc-20250925183844.jpg

Download (222kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E022222002-1-2.pdf

Download (872kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E022222002-dp.pdf

Download (455kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E022222002-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Inma Dwi Putri Kardiyanti (E022222002), “Self-Disclosure dan Manajemen Privasi Komunikasi Remaja Kasus Cyberbullying di X”, dibawah bimbingan Tuti Bahfiarti selaku pembimbing I, dan H. Muh. Akbar selaku pembimbing II pada Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menganalisis self-disclosure remaja kasus cyberbullying di dunia nyata dan di X. (2) Untuk menganalisis manajemen privasi komunikasi yang digunakan remaja kasus cyberbullying untuk melindungi diri di X. Selain itu, yang ingin dilihat dan dianalisis dari penelitian ini adalah (3) dampak cyberbullying terhadap perilaku self-disclosure dan manajemen privasi komunikasi remaja kasus cyberbullying di X. Metode penelitian yang digunakan dalam menyusun tesis ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan secara daring/online. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari informan melalui wawancara mendalam serta observasi yang dilakukan pada akun X informan, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel dan website. Informan dipilih menggunakan metode puposive sampling yang terdiri dari 4 remaja korban cyberbullying di media sosial X. Data dianalisis menggunakan analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterbukaan diri remaja kasus cyberbullying lebih dominan untuk membuka diri di media sosial—X daripada di kehidupan nyata mereka. Remaja kasus cyberbullying menggunakan manajemen privasi komunikasi setelah mengalami cyberbullying di X untuk melindungi diri seperti mengunci akun, mematikan akses DM (Direct Message), maupun membatasi komentar pada postingan mereka. Adapun dampak yang dari cyberbullying mempengaruhi aspek interaksi sosial, pendidikan/akademik, serta psikologis korban, selain aspek negatif ditemukan juga adanya aspek positif yang dirasakan korban dari pengalaman negatif tersebut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Interpersonal, cyberbullying, self-disclosure, manajemen privasi komunikasi, X
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 09 Jun 2026 06:48
Last Modified: 09 Jun 2026 06:48
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56017

Actions (login required)

View Item
View Item