ASIMETRI TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA TAHUN 2000–2024 = ASYMMETRY OF LABOR FORCE PARTICIPATION RATE ON ECONOMIC GROWTH IN INDONESIA 2000–2024


DWIYANTO, GARLANDA FRITZIE (2026) ASIMETRI TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA TAHUN 2000–2024 = ASYMMETRY OF LABOR FORCE PARTICIPATION RATE ON ECONOMIC GROWTH IN INDONESIA 2000–2024. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
A011211038-68ia2F9VHJBjA1GC-20260311110244.png

Download (35kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
A011211038-1-2.pdf

Download (418kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
A011211038-dp.pdf

Download (188kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
A011211038-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 May 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asimetris Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada periode 2000–2024 dengan menggunakan model Nonlinear Autoregressive Distributed Lag (NARDL). Selain TPAK sebagai variabel utama, penelitian ini juga memasukkan inflasi dan investasi sebagai variabel kontrol untuk memperkuat model empiris. Data yang digunakan merupakan data runtun waktu (time series) yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), World Bank, dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, kenaikan TPAK berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan penurunannya tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Sebaliknya, dalam jangka panjang, penurunan TPAK berpengaruh positif signifikan, sementara kenaikannya tidak signifikan, yang mengindikasikan adanya efek asimetris. Inflasi terbukti berpengaruh positif signifikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Sementara itu, investasi hanya berpengaruh signifikan pada jangka pendek, tetapi tidak signifikan pada jangka panjang. Nilai koefisien koreksi kesalahan (ECT) sebesar –0.909450 mengindikasikan bahwa proses penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang berlangsung sangat cepat, yaitu sebesar 90,94% per periode. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa hubungan antara TPAK dan pertumbuhan ekonomi tidak bersifat linier, sehingga relevan bagi perumusan kebijakan ketenagakerjaan berbasis dinamika pasar kerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: TPAK, pertumbuhan ekonomi, inflasi, investasi, NARDL, asimetri
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions (Program Studi): Fakultas Ekonomi > Ilmu Ekonomi
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 09 Jun 2026 06:23
Last Modified: 09 Jun 2026 06:23
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/56012

Actions (login required)

View Item
View Item