KETERLIBATAN PUBLIK DALAM PROGRAM INKLUSI ESTUNGKARAA KECAMATAN TOMPOBULU KABUPATEN MAROS = PUBLIC ENGAGEMENT IN THE ESTUNGKARA INCLUSIVE PROGRAM OF TOMPOBULU SUBDISTRICT MAROS REGENCY


AL ADAWIAH, FITRAH RABIAH (2025) KETERLIBATAN PUBLIK DALAM PROGRAM INKLUSI ESTUNGKARAA KECAMATAN TOMPOBULU KABUPATEN MAROS = PUBLIC ENGAGEMENT IN THE ESTUNGKARA INCLUSIVE PROGRAM OF TOMPOBULU SUBDISTRICT MAROS REGENCY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E012232006-m794hzy5RGLvwVXo-20251003223045.jpg

Download (220kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E012232006-1-2.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E012232006-dp.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E012232006-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 October 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Pembangunan berkelanjutan terkadang tidak melibatkan beberapa kelompok. Keterlibatan publik yang inklusif bertujuan agar kelompok marginal tidak hanya sebagai penerima manfaat tetapi juga dapat berpartisipasi aktif dalam perencanaan, pelaksanaan pembangunan. Penelitian ini menggambarkan dan menganalisis keterlibatan publik dalam pelaksanaan Program Inklusi Estungkara di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini mengadopsi Kerangka Keterlibatan Publik Langsung (Direct Public Engagement Framework) yang dikembangkan oleh Nabatchi dan Amsler (2014), yang mencakup empat dimensi analitis, yaitu: (1) context and setting, (2) sponsor, converter and their motivation, (3) desgin process, dan (4) outcome. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan yang melibatkan pejabat pemerintah daerah, aktor masyarakat sipil, serta anggota komunitas lokal. Temuan menunjukkan bahwa hambatan struktural, termasuk isolasi geografis, keterbatasan akses informasi, stigma sosial-budaya, dan eksklusi kelembagaan yang secara signifikan menghambat partisipasi bermakna dari kelompok masyarakat yang terpinggirkan. Melalui kolaborasi antara organisasi masyarakat sipil seperti Sulawesi Cipta Forum (SCF) dan aktor pemerintah daerah, program ini menunjukkan kemajuan penting dalam menciptakan ruang dialog yang inklusif, meningkatkan literasi publik, serta mengarusutamakan prinsip-prinsip kesetaraan ke dalam perencanaan pembangunan, khususnya dalam dokumen RPJMD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan publik yang inklusif tidak hanya memerlukan komitmen kelembagaan, tetapi juga mekanisme partisipatif yang adaptif dan peka terhadap dinamika sosial-politik lokal. Temuan ini berkontribusi dalam memperkaya wacana tata kelola inklusif dan menjadi acuan dalam pengembangan pendekatan partisipatif di wilayah-wilayah terpinggirkan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Keterlibatan publik, Inklusif, Estungkara
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 09 Jun 2026 06:14
Last Modified: 09 Jun 2026 06:14
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55977

Actions (login required)

View Item
View Item