SULFADLI, SULFADLI (2025) ANALISIS ANTROPOLOGI KEBIJAKAN PADA IMPLEMENTASI KEBI JAKAN TRANSPORTASI BUS ANTAR WILAYAH DI KAWASAN MAMMINASATA = ANTROPOLOGY OF POLICY ANALYSIS ON THE IMPLEMENTATION OF INTER-REGIONAL BUS TRANSPORT POLICY IN THE MAMMINASATA AREA. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
E012232042-UcL7Y31m0JfuZPyv-20251002140137.jpeg
Download (94kB) | Preview
E012232042-1-2.pdf
Download (235kB)
E012232042-dp.pdf
Download (170kB)
E012232042-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 September 2027.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
SULFADLI. Analisis Antropologi Kebijakan Pada Impelementasi Kebijakan Transportasi Bus Antar Wilayah di Kawasan Mamminasata (Dibimbing oleh Gita Susanti) Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan bus Buy The Service (BTS) Teman Bus di Mamminasata menggunakan pendekatan Antropologi Kebijakan, dengan fokus pada bagaimana kebijakan dimaknai dan dinegosiasikan oleh aktor lokal. Melalui desain kualitatif-etnografi, kebijakan dianalisis sebagai bahasa dan kekuasaan, agen budaya, dan teknologi politik. Temuan menunjukkan kebijakan ini menjadi arena pertarungan kekuasaan, di mana narasi “modernisasi” pemerintah pusat berbenturan dengan kepentingan transportasi informal (pete-pete), yang memicu resistensi kuat. Sebagai agen budaya, Teman Bus menciptakan ruang publik baru yang membentuk beragam komunitas pengguna seperti pekerja, mahasiswa, penggiat transportasi, dan penyandang disabilitas serta mendorong nilai-nilai komunal. Namun, hal ini juga memicu benturan kultur mobilitas modern yang terstruktur dengan kultur informal yang fleksibel, sehingga pengguna mengadopsi strategi mobilitas hybrid. Sebagai teknologi politik, kebijakan ini menggunakan standar pelayanan dan pengawasan untuk mendisiplinkan operator , namun menciptakan eksklusi digital bagi kelompok rentan melalui sistem non-tunai. Kesenjangan antara bus modern dan infrastruktur yang terabaikan, serta ketidakpastian keberlanjutan program, menjadi isu krusial. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan top-down tanpa pemahaman konteks lokal menghasilkan konflik dan adaptasi tak terduga. Direkomendasikan desain kebijakan yang lebih partisipatif, penguatan kapasitas fiskal daerah, dan fokus pada inklusivitas untuk sistem transportasi berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antropologi Kebijakan, Kebijakan Publik, Transportasi, Mobilitas Perkotaan |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 03:10 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 03:10 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55970 |
