ANALISIS E-GOVERNMENT PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG (STUDI KASUS : MOBILE PAYMENT ONLINE SYSTEM) = E-GOVERNMENT ANALYSIS IN THE REGIONAL REVENUE AGENCY OF SIDENRENG RAPPANG REGENCY (CASE STUDY: MOBILE PAYMENT ONLINE SYSTEM)


RISMA, RISMA (2025) ANALISIS E-GOVERNMENT PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG (STUDI KASUS : MOBILE PAYMENT ONLINE SYSTEM) = E-GOVERNMENT ANALYSIS IN THE REGIONAL REVENUE AGENCY OF SIDENRENG RAPPANG REGENCY (CASE STUDY: MOBILE PAYMENT ONLINE SYSTEM). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E012232005-2huoLJcjpdKYRzbU-20251007142051.png

Download (123kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E012232005-1-2.pdf

Download (391kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E012232005-dp.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E012232005-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 October 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi e-government melalui penggunaan Mobile Payment Online System (MPOS) pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sidenreng Rappang. MPOS merupakan inovasi digital berbasis real-time yang dirancang untuk merekam transaksi usaha wajib pajak guna meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak daerah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan informan kunci, yaitu pejabat Bapenda, para camat, serta pelaku usaha di sektor perhotelan, restoran, dan hiburan. Penelitian ini mengacu pada tiga elemen keberhasilan pengembangan e-government menurut Harvard JFK School of Government, yaitu Support, Capacity, dan Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal pelaksanaan, penggunaan MPOS mendapat dukungan yang kuat dari pimpinan daerah dan kolaborasi antarinstansi, sehingga berdampak pada peningkatan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, keberhasilan tersebut tidak berkelanjutan akibat melemahnya koordinasi, keterbatasan anggaran, tidak adanya pelatihan lanjutan, dan lemahnya penanganan teknis. Kapasitas kelembagaan dan infrastruktur terutama di kecamatan dengan akses internet yang terbatas dan literasi digital yang rendah menjadi tantangan utama. Meskipun pada awalnya MPOS memberikan manfaat nyata bagi wajib pajak maupun pemerintah, efektivitas sistem menurun akibat tidak adanya pemeliharaan terstruktur dan dukungan pengguna yang berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan program e-government sangat bergantung pada komitmen kelembagaan yang konsisten, infrastruktur teknis yang andal, serta persepsi nilai yang dirasakan oleh pengguna. Strategi adaptif dan evaluasi berkala menjadi hal yang esensial untuk menjaga relevansi dan kesinambungan layanan perpajakan digital.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: e-government, MPOS, pajak daerah, transformasi digital, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 25 May 2026 07:25
Last Modified: 25 May 2026 07:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55951

Actions (login required)

View Item
View Item