Eliminasi Mikroplastik Pada Kerang Di Pesisir Kecamatan Tallo Kota Makassar Melalui Pemanfaatan Kulit Pisang Dan Tongkol Jagung = Elimination Of Microplastics In Shellfish On The Coast Of Tallo District, Makassar City, Through The Use Of Banana Peels And Corn Cobs


RISQAL PRATAMA ASDAR, MUHAMMAD (2026) Eliminasi Mikroplastik Pada Kerang Di Pesisir Kecamatan Tallo Kota Makassar Melalui Pemanfaatan Kulit Pisang Dan Tongkol Jagung = Elimination Of Microplastics In Shellfish On The Coast Of Tallo District, Makassar City, Through The Use Of Banana Peels And Corn Cobs. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K062232008-9cvsW3hiEFgX2loe-20260311142840.jpeg

Download (242kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K062232008-1-2.pdf

Download (628kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K062232008-dp.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K062232008-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pencemaran plastik di lingkungan laut telah menyebabkan akumulasi mikroplastik pada berbagai biota, termasuk spesies yang sering dikonsumsi manusia seperti kerang. Depurasi dengan penambahan adsorben merupakan metode potensial untuk menurunkan konsentrasi mikroplastik sehingga dapat mengurangi paparan pada manusia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas depurasi mikroplastik pada kerang tahu (Meretrix meretrix) dengan memanfaatkan adsorben alami berupa kulit pisang dan tongkol jagung. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Eksperimen Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan yang dicobakan menggunakan 3 variasi waktu depurasi yaitu 12 jam, 24 jam, dan 48 jam dengan masing-masing variasi waktu ditambahkan adsorben kulit pisang dan tongkol jagung. Data dianalisis menggunakan one way anova dan regresi linear untuk mengetahui hubungan morfometrik kerang dengan konsntrasi mikroplastik serta hubungan variasi waktu yang digunakan dengan konsentrasi waktu.. Hasil. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa efektivitas depurasi berfluktuasi pada setiap perlakuan dalam variasi waktu yang digunakan. Dengan waktu optimal dicapai pada 48 jam. Pada perlakuan dengan adsorben kulit pisang variasi waktu 48 jam memiliki persentase sebesar 52,38% sedangkan pada perlakuan dengan adsorben tongkol jagung variasi waktu 48 jam memiliki persentase sebesar 66,67%. Konsentrasi mikroplastik tertinggi tercatat sebesar 4,27 MPs∙ind–1 setelah 24 jam, sedangkan konsentrasi terendah sebesar 2,53 MPs∙ind–1 diperoleh pada 48 jam. Hasil uji statistik (Regresi Linear) (48 jam), variabel Berat bersih (p=0,708>0,05); berat dengan cangkang (p=0,707>0,05); Panjang (p=0,295>0,05); lebar (p=0,485>0,05) dan tinggi (p=0,169>0,05) menunjukkan morfometrik tidak memiliki hubungan dengan konsentrasi mikroplastik pada Kerang Tahu (Meretrix meretrix). hasil analisis one way anova menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variasi waktu depurasi dengan konsentrasi mikroplastik (P-value = 0,045 < 0,05). Kesimpulan. Penggunaan kedua adsorben terbukti mampu mengeliminasi mikroplastik pada kerang dengan variasi waktu 48 jam menggunakan tongkol jagung terbukti lebih efektif menurunkan jumlah mikroplastik dibandingkan kulit pisang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Adsorben, Kulit Pisang, Tongkol Jagung, Depurasi, Mikroplastik, Meretrix meretrix
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 May 2026 05:31
Last Modified: 25 May 2026 05:31
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55942

Actions (login required)

View Item
View Item