EVALUASI PROGRAM PENANGGULANGAN STUNTING DI PUSKESMAS MAMBORO KOTA PALU = Evaluation of the Stunting Prevention Program at the Mamboro Community Health Center, Palu City


BONGA, ANDI (2026) EVALUASI PROGRAM PENANGGULANGAN STUNTING DI PUSKESMAS MAMBORO KOTA PALU = Evaluation of the Stunting Prevention Program at the Mamboro Community Health Center, Palu City. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K052232001-HtuM1fKTe8EpIgYa-20260305153231.jpeg

Download (404kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K052232001-1-2.pdf

Download (493kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K052232001-dp.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K052232001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 February 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ANDI BONGA. Evaluasi Program Penanggulangan Stunting di Puskesmas Mamboro Kota Palu (dibimbingan oleh Prof. Dr. Darmawansyah, SE., MS dan Dr. H. Muhamammad Alwy Arifin, M.Kes) Latar Belakang: Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia karena berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam pelaksanaan program penanggulangan stunting. Tujuan. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program penanggulangan stunting di Puskesmas Mamboro Kota Palu. Metode. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sistem yang mencakup komponen input, proses, dan output. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang terdiri atas kepala puskesmas, penanggung jawab program stunting, dan ibu balita stunting. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil. Evaluasi program penanggulangan stunting di puskesmas mamboro kota palu didasarkan pada Input, proses dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek input, tenaga kesehatan dan kader posyandu sudah tersedia namun jumlahnya terbatas. Pada aspek proses, kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan sudah berjalan, tetapi koordinasi antar petugas masih kurang dan partisipasi masyarakat belum optimal. Dari aspek output, program memberikan dampak positif namun belum menunjukkan penurunan stunting yang signifikan. Kesimpulan. Pelaksanaan program penanggulangan stunting di Puskesmas Mamboro belum berjalan optimal. Diperlukan peningkatan koordinasi lintas sektor, penguatan edukasi gizi kepada masyarakat, serta dukungan pemerintah dalam pemenuhan sumber daya agar program penanggulangan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Evaluasi Program, Stunting, Gizi
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 May 2026 05:25
Last Modified: 25 May 2026 05:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55939

Actions (login required)

View Item
View Item