WIRDANINGSIH, WIRDANINGSIH (2026) Collaborative Governance Program Penanggulangan Stunting di Kabuppaten Majene = Collaborative Governance Of Stunting Reduction Program In Majene District. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K052221005-cover.pdf
Download (316kB)
K052221005-1-2.pdf
Download (1MB)
K052221005-dp.pdf
Download (459kB)
K052221005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 January 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Wirdaningsih. Collaborative Governance Dalam Penanggulangan Stunting di Kabupaten Majene (dibimbing oleh Sukri Palutturi dan Indar). Latar belakang. Permasalahan stunting balita di Indonesia khususnya di Kabupaten Majene Sulawesi barat, masih menjadi isu permasalahan yang terus diupayakan untuk diturunkan prevalensinya. Upaya untuk menurunkan angka kejadian stunting pun sudah banyak dilakukan oleh Pemerintah namun belum dapat menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Tujuan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi collaborative governance dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Majene. Metode. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pengumpulan data dengan wawancara. Dengan informan kunci dan informan pendukung menggunakan teknik purposive sampling. Hasil. Proses Collaborative Governance dari dimensi penggerakan prinsip-prinsip Bersama sudah memenuhi komponen kolaborasi dalam implementasi penanggulangan kasus stunting di Kabupaten Majene. Motivasi Bersama sudah memenuhi komponen kolaborasi dalam implementasi penanggulangan kasus stunting di Kabupaten Majene. Kapasitas untuk melakukan tindakan bersama (Capacity for Joint Action) sudah memenuhi komponen kolaborasi dalam implementasi penanggulangan kasus stunting di Kabupaten Majene. Tindakan kolaborasi dilaksanakan dengan baik oleh aktor Pentahelix. Tindakan kolaborasi, akan tetapi tidak semua pihak dilibatkan didalamnya. Dampak dari kolaborasi yaitu mempunyai dampak pada dalam penurunakn kasus stunting pemerintah diharapkan lebih giat lagi dalam melaksanakan upaya penurunan stunting di Kabupaten Majene. Kesimpulan. upaya perbaikan yang dapat dilakukan adalah pemerintah daerah perlu memperkuat forum kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan stunting. Kata kunci:Collaboration Governance; Dinas Kesehatan; Stunting; Penanggulangan; Pemerintah ABSTRACT Wirdaningsih. Collaborative Governance in Stunting Mitigation in Majene Regency (supervised by Sukri Palutturi and Indar). Background. The problem of stunting in toddlers in Indonesia, particularly in Majene Regency, West Sulawesi, remains a problematic issue whose prevalence continues to be addressed. Government agencies have implemented multiple initiatives to reduce stunting, yet stunting prevalence in Majene Regency, West Sulawesi, has not declined. Aim. This study aims to analyze the implementation of collaborative governance in stunting mitigation in Majene Regency. Method. Qualitative methods were applied, with data gathered through interviews. Key and supporting informants were selected using purposive sampling. Result. The collaborative governance process, from the dimension of mobilizing shared principles, has fulfilled the collaboration component in implementing stunting mitigation in Majene Regency. Shared motivation has fulfilled the collaboration component in implementing stunting mitigation in Majene Regency. Capacity for Joint Action has fulfilled the collaboration component in implementing stunting mitigation in Majene Regency. Collaborative actions were implemented effectively by Pentahelix actors Stakeholder involvement remained incomplete, although collaboration contributed substantially to lowering stunting cases. Local government is therefore expected to take a more proactive role in implementing stunting reduction efforts in Majene Regency. Conclusion. One improvement that can be made is that the local government needs to strengthen cross-sectoral collaboration forums in stunting management.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Collaborative Governance; Health Office; Stunting; Management; Government |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Kebijakan Kesehatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 May 2026 03:36 |
| Last Modified: | 25 May 2026 03:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55937 |
