RUMUSAN STRATEGI COST CONTAINMENT TINDAKAN SOFT TISSUE TUMOR DENGAN PENDEKATAN LEAN MANAGEMENT DI RUMAH SAKIT "X" MAKASSAR = STRATEGY FORMULATION COST CONTAINMENT OF SOFT TISSUE TUMOR WITH LEAN MANAEMENT APPROACH AT "X" HOSPITAL MAKASSAR


SULFIANI, SULFIANI (2026) RUMUSAN STRATEGI COST CONTAINMENT TINDAKAN SOFT TISSUE TUMOR DENGAN PENDEKATAN LEAN MANAGEMENT DI RUMAH SAKIT "X" MAKASSAR = STRATEGY FORMULATION COST CONTAINMENT OF SOFT TISSUE TUMOR WITH LEAN MANAEMENT APPROACH AT "X" HOSPITAL MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K022241024-wxIcDgALmGM1Jb9P-20260312155345.png

Download (70kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K022241024-1-2.pdf

Download (347kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K022241024-dp.pdf

Download (76kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K022241024-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 March 2028.

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Rumah sakit di negara berpenghasilan rendah dan menengah semakin menghadapi tekanan keuangan akibat perbedaan antara tarif penggantian biaya dan biaya layanan aktual. Di Rumah Sakit “X” di Makassar, Indonesia, layanan bedah tumor jaringan lunak (STT) menunjukkan margin negatif yang terus-menerus akibat kesenjangan substansial antara tarif penggantian biaya INA-CBG dan pengeluaran operasional riil. Studi ini bertujuan untuk menganalisis biaya per unit dan Tingkat Pemulihan Biaya (CRR) layanan STT serta merumuskan strategi pengendalian biaya menggunakan pendekatan manajemen lean. Metode: Sebuah studi mix method dengan desain explanatory sequential dilakukan. Data kuantitatif dianalisis menggunakan Activity-Based Costing (ABC) untuk menghitung biaya unit dan CRR untuk prosedur bedah STT. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan staf ruang operasi multidisiplin untuk mengidentifikasi aktivitas bernilai tambah (VA), aktivitas tidak bernilai tambah (NVA), dan bentuk-bentuk pemborosan dominan berdasarkan prinsip manajemen lean. Integrasi data dilakukan untuk mendukung perumusan strategi. Hasil: Analisis ABC mengungkapkan bahwa biaya satuan operasi STT adalah Rp 8.334.725 per kasus, yang lebih rendah dari tarif rumah sakit (Rp 15.737.000) tetapi jauh lebih tinggi dari tarif penggantian INA-CBGs (Rp 4.248.900). Perbedaan ini mengakibatkan margin negatif sebesar Rp 4.085.825 per prosedur. Penilaian lean mengidentifikasi alur layanan yang berkepanjangan, dengan waktu tunggu rata-rata 243 menit. Kategori pemborosan yang paling dominan adalah menunggu, terutama terkait dengan keterlambatan ketersediaan dokter dan koordinasi yang kurang optimal antar tim bedah. Kesimpulan: Layanan STT di Rumah Sakit “X” secara finansial tidak berkelanjutan di bawah skema penggantian biaya saat ini. Strategi pengendalian biaya berbasis lean yang berfokus pada penghapusan pemborosan, peningkatan koordinasi penjadwalan, jalur klinis standar, dan perancangan ulang alur kerja ergonomis sangat penting untuk meningkatkan efisiensi. Intervensi ini berpotensi mengurangi biaya sambil mempertahankan kualitas layanan dan keselamatan pasien, serta mendukung keberlanjutan keuangan rumah sakit.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: cost containment, lean management, activity based costing, soft tissue tumor surgery, INA-CBGs
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Rumah Sakit
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 25 May 2026 00:45
Last Modified: 25 May 2026 01:14
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55923

Actions (login required)

View Item
View Item