JANNAH, MIFTAHUL (2026) Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Penyimpanan Tepung Terigu Terfortifikasi Zat Besi (Fe) pada Kondisi Rumah Tangga di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Kota Makassar = Knowledge, Attitudes, and Practices Regarding the Storage of Iron (Fe)-Fortified Wheat Flour Among Households in the Working Area of Sudiang Public Health Center, Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221064-2VWTRN15gPjbh7lc-20260303015714.jpg
Download (338kB) | Preview
K021221064-1-2.pdf
Download (319kB)
K021221064-dp.pdf
Download (186kB)
K021221064-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 February 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang prevalensinya cukup tinggi, khususnya pada kelompok remaja putri dan ibu hamil. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui fortifikasi pangan, termasuk fortifikasi zat besi (Fe) pada tepung terigu. Namun, manfaat fortifikasi dapat berkurang apabila tepung terigu disimpan dalam kondisi yang tidak sesuai, sehingga stabilitas zat besi menurun. Pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam penyimpanan tepung terigu terfortifikasi menjadi faktor penting untuk menjaga mutu dan kandungan zat besi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam penyimpanan tepung terigu terfortifikasi zat besi (Fe) pada kondisi rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Sudiang Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku responden terkait penyimpanan tepung terigu terfortifikasi zat besi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil: Sebanyak 152 responden perempuan dari wilayah kerja Puskesmas Sudiang berpartisipasi, mayoritas responden berusia 36-45 tahun (39,5%) dan 46-55 tahun (38,2%), seluruh responden berjenis kelamin perempuan (100%), sebagian besar berpendidikan Perguruan Tinggi (49,3%) dan SMA (46,1%), serta mayoritas berstatus sebagai ibu rumah tangga (68,8%). Sebanyak 105 responden (69,1%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik, seluruh responden (100%) memiliki sikap positif, dan 131 responden (86,2%) menerapkan perilaku penyimpanan tepung terigu terfortifikasi yang baik. Kesimpulan: Secara umum, pengetahuan responden cenderung baik dengan sikap yang positif dan perilaku yang tergolong baik dalam penyimpanan tepung terigu terfortifikasi zat besi. Namun, masih terdapat kekurangan dalam pemahaman mengenai pengertian fortifikasi zat besi, kandungan zat gizi dalam tepung, faktor-faktor yang memengaruhi kualitas tepung, serta cara penyimpanan yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan edukasi lebih lanjut agar praktik penyimpanan dapat dilakukan secara optimal dan sesuai prinsip yang dianjurkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: pengetahuan, sikap, perilaku, penyimpanan, tepung terigu terfortifikasi, zat besi |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 25 May 2026 00:05 |
| Last Modified: | 25 May 2026 00:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55909 |
