ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK (KEKURANGAN ENERGI KRONIS) PADA IBU HAMIL = Analysis of Water, Iron, and Calcium Content of Millet Flour and Mackerel Flour for Food Formulation as an Alternative to Prevent Chronic Energy Deficiency (CED) in Pregnant Women


IHSAN, ANDI ALYA FAKHIRAH (2026) ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK (KEKURANGAN ENERGI KRONIS) PADA IBU HAMIL = Analysis of Water, Iron, and Calcium Content of Millet Flour and Mackerel Flour for Food Formulation as an Alternative to Prevent Chronic Energy Deficiency (CED) in Pregnant Women. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K021221061-MRbqNPO6r4Fet8jS-20260304175202.jpg

Download (341kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K021221061-1-2.pdf

Download (495kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K021221061-dp.pdf

Download (238kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K021221061-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 February 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Tingginya prevalensi Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Indonesia mendorong perlunya pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Jawawut dan ikan kembung berpotensi dikembangkan menjadi tepung karena kandungan zat besi dan kalsium yang berperan dalam pencegahan anemia serta pembentukan tulang ibu dan janin. Tujuan. Menganalisis kandungan air, zat besi, dan kalsium pada tepung jawawut dan tepung ikan kembung sebagai alternatif bahan makanan tambahan bagi ibu hamil KEK. Metode. Penelitian deskriptif analitik dengan dua sampel, yaitu tepung jawawut dan tepung ikan kembung. Kandungan air dianalisis menggunakan metode thermogravimetri, zat besi dengan spektrofotometri UV-Vis, dan kalsium dengan titrasi kompleksometri. Hasil. Analisis menunjukkan bahwa kandungan air tepung jawawut (7,44%) dan tepung ikan kembung (7,26%) berada di bawah batas maksimum SNI. Kandungan zat besi tepung jawawut (5,8 mg/100 g) memenuhi standar SNI, sedangkan tepung ikan kembung (4,3 mg/100 g) masih di bawah standar. Kandungan kalsium tepung jawawut (170 mg/100 g) dan tepung ikan kembung (450 mg/100 g) memenuhi ketentuan BPOM. Kesimpulan. Tepung jawawut dan tepung ikan kembung memiliki mutu penyimpanan yang baik dan kandungan kalsium sesuai standar. Tepung jawawut memenuhi standar zat besi, sedangkan tepung ikan kembung memerlukan perbaikan proses untuk meningkatkan kandungan zat besinya, sehingga keduanya berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal bergizi bagi ibu hamil KEK.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ibu hamil, Kekurangan Energi Kronik (KEK), Tepung jawawut, Tepung ikan kembung
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 May 2026 06:49
Last Modified: 21 May 2026 06:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55908

Actions (login required)

View Item
View Item