ABDUH, DINDA SALSYABILA (2026) Hubungan Screen Time (Penggunaan Gadget) dengan Persentase Lemak Tubuh pada Remaja di SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar dan SMA Negeri 9 Makassar = The Relationship Between Screen Time (Gadget Use) and Body Fat Percentage in SMA Islam Al-Azhar 12 makassar dan SMA Negeri 9 Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021221043-Dk3AOdP0yR5Bg7bz-20260309134833.jpeg
Download (142kB) | Preview
K021221043-1-2.pdf
Download (250kB)
K021221043-dp.pdf
Download (176kB)
K021221043-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital menyebabkan peningkatan screen time pada remaja. Screen time berlebihan dapat meningkatkan perilaku sedentari yang berpotensi meningkatkan persentase lemak tubuh dan mengarah pada kondisi overweight serta obesitas. Tingginya penggunaan gadget menjadikan screen time sebagai masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian, sementara bukti empiris di Kota Makassar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan screen time dengan persentase lemak tubuh pada remaja di SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar dan SMA Negeri 9 Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 281 siswa yang dipilih melalui teknik proportional random sampling. Data screen time dikumpulkan menggunakan Questionnaire for Screen Time of Adolescents (QueST), sedangkan persentase lemak tubuh diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan tingkat kepercayaan 94%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki screen time kategori tinggi pada hari sekolah (81,9%) dan hari libur (82,9%). Secara keseluruhan, hampir seluruh responden memiliki screen time tinggi (97,9%). Berdasarkan persentase lemak tubuh, mayoritas responden berada pada kategori normal (61,2%), sedangkan 27,4% termasuk kategori tinggi. Berdasarkan risiko peningkatan persentase lemak tubuh, sebanyak 72,6% responden berisiko rendah dan 27,4% berisiko tinggi. Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara screen time hari sekolah (p = 0,84), hari libur (p = 0,29), maupun screen time selama sepekan (p = 0,128) dengan persentase lemak tubuh. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara screen time dengan persentase lemak tubuh pada remaja. Saran: Remaja disarankan mengontrol durasi screen time, meningkatkan aktivitas fisik, serta menjaga pola tidur dan pola makan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Screen time, Persentase Lemak Tubuh, Remaja, Penggunaan Gadget. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 21 May 2026 06:39 |
| Last Modified: | 21 May 2026 06:39 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55905 |
