LUKMAN, HAFIDIN (2026) FERMENTASI RUMEN DAN RETENSI NITROGEN PADA KAMBING KACANG YANG DIBERI PAKAN RUMPUT GAJAH YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN DEDAUNAN POHON SUMBER PROTEIN = RUMEN FERMENTATION AND NITROGEN RETENTION IN KACANG GOATS FED ELEPHANT GRASS COMBINED WITH PROTEIN SOURCE TREE FOLIAGE. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
I012222005-ocxaJTRrA1q23upM-20260309152624.jpg
Download (420kB) | Preview
I012222005-1-2.pdf
Download (514kB)
I012222005-dp.pdf
Download (289kB)
I012222005-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Produktivitas ternak ruminansia sangat dipengaruhi oleh kualitas pakan, terutama ketersediaan protein yang memadai. Keterbatasan nutrisi hijauan sering menjadi kendala, sehingga diperlukan suplementasi sumber protein. Evaluasi kualitas pakan tidak cukup dilakukan secara fisik, tetapi perlu didukung oleh pendekatan fisiologis. Informasi tentang karakteristik fermentasi rumen seperti pH rumen, VFA (volatile fatty acids), dan amonia (NH3) sangat bermanfaat dalam manajemen pemberian pakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas suplementasi berbagai jenis dedaunan pohon sumber protein (tree fodder) terhadap karakteristik fermentasi rumen dan retensi nitrogen pada kambing Kacang yang diberi pakan basal Rumput Gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian dilakukan secara in vivo menggunakan empat ekor kambing Kacang jantan dengan Rancangan Bujur Sangkar Latin (4×4). Perlakuan pakan terdiri dari: P1 (70% Rumput Gajah + 30% Moringa oleifera/Kelor), P2 (70% Rumput Gajah + 30% Indigofera zollingeriana), P3 (70% Rumput Gajah + 30% Leucaena leucocephala/Lamtoro), dan P4 (70% Rumput Gajah + 30% Gliricidia sepium/Gamal). Parameter yang diamati meliputi karakteristik fermentasi rumen (pH, VFA total, NH3) dan keseimbangan nitrogen (konsumsi N, N feses, N urin, dan retensi N). Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa suplementasi keempat jenis dedaunan pohon tidak memberikan perbedaan nyata (P>0,05) terhadap parameter fermentasi rumen dan retensi nitrogen, kecuali nilai pH rumen yang menunjukkan perbedaan nyata, namun masih berada dalam kisaran normal fermentasi rumen. Nilai pH rumen (6 jam pasca feeding) berkisar antara 6,32 – 6,57, produksi VFA Total berkisar 55,93 – 64,26 mM, dan konsentrasi NH3 berkisar 9,19 – 12,47 mM. Rata-rata retensi nitrogen harian tercatat positif pada semua perlakuan, berkisar antara 2,11 – 3,40 g/ekor/hari, yang mengindikasikan bahwa kebutuhan protein ternak terpenuhi tanpa perbedaan yang signifikan antar jenis suplemen. Dengan demikian, keempat jenis dedaunan pohon pada taraf 30% memiliki potensi nutrisi yang setara sebagai suplemen pakan kambing Kacang. Namun, berdasarkan ketersediaan lokal dan kemudahan budidaya, daun Gamal (Gliricidia sepium) direkomendasikan sebagai pilihan paling efisien.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fermentasi rumen, retensi nitrogen, kambing Kacang, suplementasi protein, hijauan pohon |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Peternakan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 21 May 2026 03:12 |
| Last Modified: | 21 May 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55892 |
