Perbedaan Pengetahuan dan Keterampilan Suami Sebelum dan Sesudah Edukasi Pijat Oksitosin di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2025 = Differences in Husbands’ Knowledge and Skills Before and After Oxytocin Massage Education in the Working Area of Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar in 2025


RAMAHARDI, REI (2025) Perbedaan Pengetahuan dan Keterampilan Suami Sebelum dan Sesudah Edukasi Pijat Oksitosin di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Tahun 2025 = Differences in Husbands’ Knowledge and Skills Before and After Oxytocin Massage Education in the Working Area of Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar in 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K021201071-NIhTdMr1K0ki7JfW-20260312143231.jpg

Download (342kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K021201071-1-2.pdf

Download (532kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K021201071-dp.pdf

Download (160kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K021201071-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 December 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Dukungan suami pada ibu menyusui masih kurang, sementara dukungan suami sangat dibutuhkan untuk kelangsungan menyusui. Salah satu dukungan suami yang diharapkan yaitu kemampuan melakukan pijat oksitosin untuk memperlancar ASI dan memberikan rasa nyaman kepada ibu menyusui. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan suami sebelum dan sesudah edukasi pijat oksitosin. Metode. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental. Pemilihan sampel berdasarkan purposive sampling. Sampel berjumlah 25 suami yang memiliki istri sedang menyusui anak usia 0-2 tahun. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Hasil. Karakteristik suami; mayoritas suami berusia 31-40 tahun sebanyak 14 orang (56%), pendidikan formal terakhir mayoritas SLTA/sederajat sama dengan perguruan tinggi yaitu masing-masing 8 orang (32%), dan mayoritas suami bekerja sebagai pegawai swasta sebanyak 10 orang (40%). Sebelum edukasi, pengetahuan suami kategori baik sebesar 20% (5 suami), kategori cukup sebesar 16% (4 suami), dan kategori kurang 64% (16 suami). Seluruh suami memiliki tingkat keterampilan kurang (100%). Setelah edukasi, pengetahuan suami kategori baik sebesar 84% (21 suami), kategori cukup sebesar 16% (4 suami), dan tidak ada lagi yang memiliki pengetahuan kurang dan seluruh suami memiliki keterampilan baik (100%). Perubahan pengetahuan dan keterampilan suami sebelum dan sesudah edukasi ditemukan berbeda signifikan secara statistik (p<0,05). Kesimpulan. Terdapat perbedaan pengetahuan dan keterampilan suami sebelum dan sesudah edukasi pijat oksitosin. Diharapkan pijat oksitosin menjadi program di pelayanan kesehatan untuk mendukung keberhasilan menyusui melalui peran suami

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: dukungan suami; pengetahuan; keterampilan; pijat oksitosin; ASI
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 21 May 2026 02:37
Last Modified: 21 May 2026 02:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55887

Actions (login required)

View Item
View Item