Model Intervensi Berbasis Budaya Ale Rasa Beta Rasa Dengan Penguatan Digital Terhadap Pengendalian Stigma Dan Loss to Follow UP Tuberkulosis di Kota Ambon = Cultural- Based Intervention Model of Ale Rasa Beta Rasa With Digital Reinforcement For Stigma Control and Loss to Follow Up Tuberculosis in Ambon City


VIOLAN LAWALATA, IVY (2026) Model Intervensi Berbasis Budaya Ale Rasa Beta Rasa Dengan Penguatan Digital Terhadap Pengendalian Stigma Dan Loss to Follow UP Tuberkulosis di Kota Ambon = Cultural- Based Intervention Model of Ale Rasa Beta Rasa With Digital Reinforcement For Stigma Control and Loss to Follow Up Tuberculosis in Ambon City. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K013231022-aQBrWb1Fit4wGkxK-20260314131850.jpg

Download (430kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K013231022-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K013231022-dp.pdf

Download (388kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K013231022-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Meskipun stigma TB telah terbukti meningkatkan risiko loss to follow up (LTFU) akan tetapi bukti mengenai efektivitas integrasi budaya lokal dengan intervensi digital sebagai strategi pengendalian TB khususnya di wilayah kepulauan masih sangat terbatas. Kesenjangan ini menunjukkan perlunya penelitian yang mengembangkan pendekatan inovatif berbasis konteks lokal untuk memperkuat upaya pengendalian TB secara berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas intervensi dengan pendekatan berbasis budaya Ale Rasa Beta Rasa (ARBR) yang dikombinasikan dengan teknologi digital TBCare ARBR terhadap pengendalian stigma, dan LTFU TB. Metode. Penelitian dibagi dua tahap, yakni: 1) mengeksplorasi budaya Ale Rasa Beta Rasa (ARBR) dalam pengendalian stigma dan LTFU tuberkulosis serta mengembangkan model intervensi budaya ARBR dengan penguatan digital; 2) menilai pengaruh intervensi berbasis budaya ARBR dengan penguatan digital terhadap pengendalian stigma dan LTFU TB. Analisis dilakukan dengan uji statistik komparatif dan ANCOVA untuk mengendalikan kovariat dalam pengukuran perubahan stigma. Hasil. Intervensi berbasis budaya meningkatkan pengetahuan dan memperbaiki sikap masyarakat secara signifikan. Penerapan aplikasi digital menghasilkan penurunan skor stigma sebesar 8.8 poin (p < 0.001). Analisis ANCOVA menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol, dengan adjusted mean 25.59 pada pengguna aplikasi dan 33.49 pada kelompok leaflet (p < 0.001). Pemantauan digital menunjukkan mayoritas pasien mencapai DTR ≥ 80%, serta tidak ditemukan indikasi LTFU selama intervensi. Fitur reminder, jurnal kesehatan harian, dan pemantauan timeline keteraturan konsumsi obat. Temuan dari keseluruhan rangkaian penelitian ini memperlihatkan bahwa integrasi nilai budaya Ale Rasa Beta Rasa (ARBR) dengan pendekatan digital memberikan dampak signifikan terhadap pengendalian stigma dan LTFU. Kesimpulan. Integrasi nilai budaya ARBR dan teknologi digital terbukti menurunkan stigma, dan memperkuat kepatuhan pengobatan TB sehinga model intervensi ini relevan dan berpotensi mendukung upaya eliminasi TB pada wilayah dengan karakter sosial budaya.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Tuberkulosis; Budaya ARBR; Stigma; LTFU; Teknologi digital kesehatan
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 19 May 2026 06:21
Last Modified: 19 May 2026 06:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55884

Actions (login required)

View Item
View Item