Media Sosial dan Pemerintahan Partisipatif, Analisis Akun Instagram Empat Kepala Daerah di Sulawesi Selatan. = Social Media and Participatory Governance: Analysis of the Instagram Accounts of Four Regional Heads in South Sulawesi.


Genda, SILAHUDDIN (2025) Media Sosial dan Pemerintahan Partisipatif, Analisis Akun Instagram Empat Kepala Daerah di Sulawesi Selatan. = Social Media and Participatory Governance: Analysis of the Instagram Accounts of Four Regional Heads in South Sulawesi. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E033211002-Crn6j5U8bY0Ol1fs-20251006220901.jpg

Download (280kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E033211002-1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of DApus] Text (DApus)
E033211002-dp.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E033211002-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 August 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana empat kepala daerah di Sulawesi Selatan—Adnan Purichta Ichsan (Gowa), Danny Pomanto (Makassar), Indah Putri Indriani (Luwu Utara), dan Taufan Pawe (Parepare)—memanfaatkan media sosial Instagram sebagai sarana komunikasi publik dalam kerangka pemerintahan partisipatif. Menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi akun digital, dokumentasi unggahan Instagram, analisis komentar warganet, dan wawancara mendalam dengan informan kunci serta pengikut aktif akun Instagram kepala daerah. Kerangka teori yang digunakan adalah Circular Model of Social Media+ (S.O.M.E+) dari Regina Luttrell, konsep akuntabilitas publik dari Bovens, serta Teori Sistem Media Hibrida dari Chadwick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial oleh kepala daerah tidak hanya berfungsi sebagai saluran penyebaran informasi, tetapi juga sebagai ruang potensial untuk interaksi dan keterlibatan masyarakat. Tingkat partisipasi masyarakat berbeda-beda, tergantung pada gaya komunikasi, konsistensi unggahan, serta jenis konten yang disampaikan. Kepala daerah yang mengoptimalkan konten secara visual dan emosional terbukti memiliki tingkat komentar positif dan engagement lebih tinggi, menunjukkan korelasi antara kualitas komunikasi digital dengan kepercayaan publik. Namun demikian, pola komunikasi sebagian besar masih bersifat satu arah, dengan minimnya pemanfaatan media sosial sebagai wadah pengambilan keputusan bersama. Penelitian ini menyimpulkan perlunya integrasi strategi komunikasi yang lebih dialogis dan akuntabel agar media sosial dapat berperan maksimal dalam mendukung pemerintahan yang terbuka, transparan, dan partisipatif di tingkat lokal.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Media sosial, komunikasi digital, kepala daerah, partisipasi publik, Instagram, Sulawesi Selatan
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 19 May 2026 00:45
Last Modified: 19 May 2026 00:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55869

Actions (login required)

View Item
View Item