PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN AGROWISATA DI DESA MATTIROWALIE, KECAMATAN BONTOCANI, KABUPATEN BONE = COMMUNITY PARTICIPATION IN THE DEVELOPMENT OF AGROTOURISM IN MATTIROWALIE VILLAGE, BONTOCANI DISTRICT, BONE REGENCY


ADWIAH, ANDI ROBIATUL (2025) PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN AGROWISATA DI DESA MATTIROWALIE, KECAMATAN BONTOCANI, KABUPATEN BONE = COMMUNITY PARTICIPATION IN THE DEVELOPMENT OF AGROTOURISM IN MATTIROWALIE VILLAGE, BONTOCANI DISTRICT, BONE REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E031201046-6RW2ZdFBAgolCS8i-20251007181753.jpg

Download (93kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E031201046-1-2.pdf

Download (478kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E031201046-dp.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
E031201046-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 September 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Andi Robiatul Adwiah, E031201046. “Partisipasi masyarakat dalam pembangunan agrowisata di Desa Mattirowalie, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone”. Dibimbing oleh Dr. Sakaria, S.Sos.,M.Si. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Pembangunan agrowisata merupakan upaya mengintegrasikan sektor pertanian dengan pariwisata. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama karena keterlibatan mereka memungkinkan program disesuaikan dengan kondisi sosial dan struktural. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi peran masyarakat pada pengembangan agrowisata, baik berupa dukungan fisik maupun non-fisik, dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode Penelitian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan kuesioner, melibatkan 88 responden yang terdiri dari petani, perangkat desa, dan panitia pembangunan. Sampel ditentukan secara proporsional melalui Stratified Random Sampling. Hasil Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi materi berupa sumbangan dana, lahan, alat pertanian, bibit, dan pupuk, sedangkan non-materi berupa ide, saran, musyawarah, kerja bakti, dan gotong royong. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah, motivasi ekonomi, dan potensi sumber daya alam. Faktor penghambat antara lain keterbatasan waktu, pengetahuan, dan modal, meskipun tingkatnya rendah. Meskipun data hasil penelitian menunjukkan persentase faktor-faktor penghambat partisipasi masyarakat berkategori sangat rendah. Analisis hasil penelitian menerapkan konsep tindakan sosial Max Weber menunjukkan bahwa partisipasi komunitas dalam pengembangan agrowisata mampu dipahami melalui pendekatan tipe perilaku sosial: berlandaskan rasionalitas tujuan, rasionalitas nilai, serta tradisional. Secara lebih jauh, hasil penelitian ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat guna menunjang proses pembangunan agrowisata.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: partisipasi masyarakat, agrowisata, tindakan sosial.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 13 May 2026 06:55
Last Modified: 13 May 2026 06:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55863

Actions (login required)

View Item
View Item