HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA, DUKUNGAN SOSIAL, DAN SELF STIGMA DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL (ARV) PADA ORANG DENGAN HIV-AIDS (ODHIV) DI PUSKESMAS KASSI KASSI TAHUN 2025 = THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT, SOCIAL SUPPORT, AND SELF-STIGMA WITH ANTIRETROVIRAL (ARV) TREATMENT ADHERENCE AMONG PEOPLE LIVING WITH HIV/AIDS (PLWHA) AT THE KASSI KASSI COMMUNITY HEALTH CENTER IN 2025


QALBI, NUR (2026) HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA, DUKUNGAN SOSIAL, DAN SELF STIGMA DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN ANTIRETROVIRAL (ARV) PADA ORANG DENGAN HIV-AIDS (ODHIV) DI PUSKESMAS KASSI KASSI TAHUN 2025 = THE RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SUPPORT, SOCIAL SUPPORT, AND SELF-STIGMA WITH ANTIRETROVIRAL (ARV) TREATMENT ADHERENCE AMONG PEOPLE LIVING WITH HIV/AIDS (PLWHA) AT THE KASSI KASSI COMMUNITY HEALTH CENTER IN 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K011221239-VZzRrDmjsiEWA9oJ-20260303134622.jpg

Download (406kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011221239-1-2.pdf

Download (507kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011221239-dp.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K011221239-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 February 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Kepatuhan pasien HIV/AIDS dalam menjalani terapi antiretroviral (ARV) merupakan faktor kunci keberhasilan pengobatan. Konsumsi ARV secara teratur berperan penting dalam menurunkan viral load, meningkatkan kualitas hidup, dan mengurangi risiko penularan HIV. Secara global, tingkat kepatuhan pengobatan ARV dilaporkan sekitar 70%, sementara di Indonesia masih relatif rendah, yaitu 55,7%. Untuk mencapai supresi virus yang optimal, pasien diharuskan mengonsumsi minimal 95% dari total dosis ARV yang diresepkan. Di Puskesmas Kassi Kassi, jumlah pasien yang menjalani pengobatan ARV terus meningkat dari tahun ke tahun, yaitu 361 pasien pada tahun 2022, 449 pasien pada tahun 2023, 524 pasien pada tahun 2024, dan 587 pasien pada tahun 2025, sehingga Puskesmas Kassi Kassi dinilai relevan dan representatif sebagai lokasi penelitian ini. Tujuan. Menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, dukungan sosial, dan self-stigma dengan kepatuhan pengobatan antiretroviral (ARV) pada orang dengan HIV-AIDS (0DHIV) di Puskesmas Kassi Kassi. Metode. penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien HIV-AIDS yang tercatat di rekam medis Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar. Sampel berjumlah 91 orang yang dipilih dengan Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner, kemudian dianalisis univariat dan vivariat dengan aplikasi jamovi. Hasil. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 64 responden (70,3%) patuh dalam pengobatan antiretroviral (ARV). Adapun hasil bivariat diperoleh dukungan keluarga (p=0,176), dukungan sosial (p=0,020), self-stigma (p=0,098). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang singnifikan antara dukungan keluarga, dan self-stigma, dengan kepatuhan pengobatan antiretroviral (ARV) sedangkan terdapat hubungan yang singnifikan antara dukungan sosial dengan kepatuhan antiretroviral (ARV). Hasil Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran dukungan keluarga, dukungan sosial, dan self-stigma dalam proses pengobatan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Dukungan Sosial, Self-stigma, Kepatuhan Pengobatan (ARV), ODHIV
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 12 May 2026 07:03
Last Modified: 12 May 2026 07:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55846

Actions (login required)

View Item
View Item