PADMANAGARA, MAKBUL (2026) PENGARUH FASIES LINGKUNGAN PENGENDAPAN TERHADAP KUALITAS BATUBARA PADA SEAM X, Y, Z PIT PEDAYAK WEST NORTH PT. KALTIM PRIMA COAL = THE INFLUENCE OF DEPOSITIONAL ENVIRONMENT FACIES ON COAL QUALITY IN SEAMS X, Y, AND Z, PEDAYAK WEST NORTH PIT, PT. KALTIM PRIMA COAL. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D061211075-Cover.jpg
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
D061211075-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (761kB)
D061211075-dp(FILEminimizer).pdf
Download (154kB)
D061211075-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2028.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Batubara adalah bahan bakar hidrokarbon padat yang terbentuk dari tumbuh tumbuhan dalam lingkungan bebas oksigen dan terkena pengaruh temperatur serta tekanan. Daerah penelitian terletak pada Pit Pedayak West North PT. Kaltim Prima Coal. Penelitian ini dilatarbelangi untuk mengetahui kualitas batubara yang diproduksi dari seam tertua ke muda yaitu seam X, Y, dan Z. Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut perbedaan kualitas batubara dan menentukan fasies lingkungan pengendapan ketiga seam tersebut. Metode penelitian ini menggunakan data primer dengan pemetaan geologi dan data pendukung berupa peta geologi regional, peta topografi, data log bor untuk analisis elektrofasies, dan data kualitas batubara. Berdasarkan Peta Geologi Regional Lembar Sangatta, daerah penelitian merupakan bagian dari Cekungan Kutai Formasi Balikpapan yang disusun oleh litologi batulempung, batupasir, batulanau, dan batubara. Berdasarkan aspek-aspek geomorfologi bentuk asal antropogenik dengan bentuk lahan perbukitan tambang (D1) dan area bukaan tambang (D2) mengacu pada klasifikasi Van Zuidam (1983) dan Verstappen (1985) yang telah dimodifikasi. Struktur geologi didapatkan struktur lipatan minor dengan penamaan Gentle Steeply Moderately Plunging Fold. Dan struktur kekar dengan arah tegasan utama timurlaut – baratdaya didapatkan jenis struktur sesar yaitu Left Slip Fault. Hasil analisis elektrofasies terdapat empat pola elektrofasies yaitu cylindrical, funnel, bell, dan serrated dengan asosiasi fasies distributary channel, cravasse splay, tidal channel, dan floodplain. Berdasarkan korelasi asosiasi fasies lingkungan pengendapan daerah penelitian adalah Transitional Lower Delta Plain. Berdasarkan klasifikasi produk batubara PT. Kaltim Prima Coal, batubara seam X, Y, dan Z adalah Pelikan 5100. Sedangkan klasifikasi rank batubara berdasarkan klasifikasi A.S.T.M adalah Subbituminous B Coal. Berdasarkan pengaruh lingkungan pengendapan terhadap kualitas batubara data hasil analisis nilai kandungan abu (Ash Content) seam X (2.77 %adb), seam Y (3.56 %adb) dan seam Z (3.02 %adb). Sedangkan nilai total sulfur (Sulfur Content) seam X (0.8 %adb), seam Y (0.96 %adb), dan seam Z (0.79 %adb), selaras dengan lingkungan pengendapan Transitional Lower Delta Plain.
Keyword : Batubara, Lingkungan Pengendapan, Formasi Balikpapan, Analisis Elektrofasies, Kualitas Batubara, Transitional Lower Delta Plain.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Coal, Depositional Environment, Balikpapan Formation, Electrofacies Analysis, Coal Quality, Transitional Lower Delta Plain. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Geologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 12 May 2026 06:22 |
| Last Modified: | 12 May 2026 06:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55834 |
