APRILIA, RINA (2027) Grandparenting pada anak usia dini : Studi kasus dual income family di Kabupaten Maros = Grandparents in Early Chilhood : A Case study of Dual Income Family in Maros Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
E071211050-2HKvmAX6FGDR7phM-20250703101055.jpg
Download (350kB) | Preview
E071211050-dp.pdf
Download (63kB)
E071211050-1-2.pdf
Download (405kB)
E071211050-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Fenomena dual income family semakin umum di tengah meningkatnya biaya hidup dan kesetaraan gender dalam dunia kerja. Dalam konteks ini, kakek dan nenek sering mengambil peran penting dalam pengasuhan yang tidak bisa dilakukan oleh orang tua, yang dikenal sebagai grandparenting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang para orang tua memilih grandparenting, dampak perbedaan pola pengasuhan dan hubungan interpersonal dalam keluarga yang menerapkan grandparenting. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Maros pada bulan februari dan maret 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Informan dari penelitian ini terdiri dari lima keluarga dual income family dan lima orang grandparent yang melakukan pengasuhan terhadap cucu mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang dual income family memilih grandparenting di dasari oleh adanya rasa percaya dari orang tua terhadap kakek nenek, keinginan pribadi dari kakek- nenek dan ketersediaan waktu yang dimiliki kakek-nenek lebih fleksibel sehingga dapat menghabiskan banyak waktu Bersama cucu. Perbedaan pengasuhan antara kakek-nenek dengan orang tua memiliki dampak positif dan negatif, kakek nenek cenderung lebih permisif, lebih mudah menuruti kemauan anak sebagai bentuk kasih sayang dalam mengasuh dibandingkan orang tua, yang membuat anak sulit diarahkan dan kurang memahami Batasan yang diberikan oleh orang tuanya. Namun meski demikian, hal tersebut tidak menyebabkan konflik dalam keluarga karena pihak orang tua senantiasa meminimalisir terjadinya konflik ataupun perdebatan akibat perbedaan pola pengasuhan ini dengan mengkomunikasikannya. Selain itu pengasuhan ini membawa sisi positif khususnya pada aspek religi, kakek nenek selalu menanamkan nilai-nilai agama kepada anak yang sulit dilakukan oleh orang tua karena sibuk bekerja. Keterlibatan kakek-nenek dalam pengasuhan cucu membentuk hubungan interpersonal yang erat dan saling menguntungkan antara tiga generasi dalam keluarga. Kakek-nenek tidak hanya memberikan dukungan emosional dan praktis dalam pengasuhan dan pekerjaan rumah tangga, tetapi juga menjadi sumber kedekatan emosional bagi cucu. Sebaliknya, orang tua memberikan penghargaan dalam bentuk dukungan finansial sebagai bentuk timbal balik dan penghormatan yang mencerminkan hubungan yang saling menguntungkan dan didasari oleh prinsip pertukaran sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dual income family, grandparenting, pengasuhan, grandparents, dan hubungan interpersonal. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 12 May 2026 06:16 |
| Last Modified: | 12 May 2026 06:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55833 |
