HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS KAPASA KOTA MAKASSAR TAHUN 2025 = The Relationship between Organizational Culture and Employee Performance at Kapasa Public Health Center, Makassar City in 2025


AFNI, NURUL (2026) HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS KAPASA KOTA MAKASSAR TAHUN 2025 = The Relationship between Organizational Culture and Employee Performance at Kapasa Public Health Center, Makassar City in 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K011221187-aVR7zxJEYN6lXi5n-20260220084728.jpg

Download (153kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011221187-1-2.pdf

Download (353kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011221187-dp.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K011221187-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 February 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

NURUL AFNI. Hubungan Budaya Organisasi dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Kapasa Kota Makassar Tahun 2025 (dibimbing oleh Nurhayani) Latar belakang. Puskesmas Kapasa Kota Makassar menghadapi permasalahan rendahnya capaian beberapa indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mengindikasikan adanya kesenjangan kinerja pegawai. Hasil Survei Indeks Kepuasan Masyarakat tahun 2024 juga menunjukkan skor rendah pada aspek perilaku pelaksana, kompetensi pegawai, dan waktu penyelesaian layanan, yang mencerminkan belum optimalnya internalisasi nilai-nilai budaya organisasi dalam perilaku kerja sehari-hari. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai di Puskesmas Kapasa Kota Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara di Puskesmas Kapasa sebanyak 34 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi sebanyak 34 orang dijadikan sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan aplikasi komputer dengan uji korelasi Spearman. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi keterlibatan, konsistensi, adaptabilitas, dan misi dalam budaya organisasi memiliki hubungan positif dan kuat dengan kinerja pegawai. Secara keseluruhan, budaya organisasi memiliki hubungan positif yang kuat dengan kinerja pegawai (r = 0,723; p < 0,05). Kesimpulan. Budaya organisasi memiliki hubungan dengan kinerja pegawai di Puskesmas Kapasa. Puskesmas Kapasa disarankan untuk mengoptimalkan kinerja pegawai melalui penguatan budaya organisasi secara terpadu dan berkelanjutan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan pendekatan kualitatif serta dapat menambahkan variabel mekanisme kelompok dan individu agar hubungan budaya organisasi dan kinerja dapat dipahami lebih komprehensif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: budaya organisasi, pusat kesehatan masyarakat, kinerja pegawai
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 12 May 2026 06:14
Last Modified: 12 May 2026 06:14
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55831

Actions (login required)

View Item
View Item