ANANDITA SAPUTRA, NAYLA (2026) Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Identifikasi Pasien di Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako = Factors Associated with Patient Identification Compliance at Primaya Inco Sorowako Hospital. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011221143-qsGBf7wjhkeST96g-20260203170711.png
Download (100kB) | Preview
K011221143-1-2.pdf
Download (547kB)
K011221143-dp.pdf
Download (286kB)
K011221143-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 January 2028.
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
NAYLA ANANDITA SAPUTRA. Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Identifikasi Pasien di Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako (dibimbing oleh Dr. Fridawaty Rivai, SKM., M.Kes). Latar Belakang. Identifikasi pasien merupakan langkah penting untuk menjamin keselamatan pasien di Rumah sakit untuk mencegah kesalahan pemberian obat dan tindakan medis dengan kewajiban penggunaan minimal dua identitas sah yang dilatarbelakangi oleh faktor-faktor internal dan eksternal seperti pengetahuan, masa kerja, pelatihan, pengawasan, dan komunikasi efektif. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2024) melaporkan bahwa kesalahan identifikasi pasien mencapai 1,5% dari lebih 6.000 insiden keselamatan pasien, dengan 12% kesalahan medikasi dan 8% kesalahan bedah. Tujuan. Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan identifikasi pasien di Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga Kesehatan yang berkaitan dengan pelaksanaan identifikasi pasien yaitu sebanyak 115 orang dan cara pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara masa kerja (p=0,000), pelatihan (p=0,000), komunikasi efektif (p=0,000), dan pengawasan (p=0,005) dengan kepatuhan identifikasi pasien di Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako. Pengetahuan (p=0,822) tidak memiliki hubungan dengan kepatuhan identifikasi pasien di Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara masa kerja, pelatihan, komunikasi efektif, dan pengawasan dengan kepatuhan identifikasi pasien di Rumah Sakit Primaya Inco Sorowako. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit disarankan memperkuat pengawasan melalui sistem pembinaan dan penghargaan yang objektif, didukung mentoring tenaga senior, evaluasi pelatihan, dan komunikasi dua arah yang edukatif.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Masa Kerja, Pengawasan, Identifikasi Pasien, Kepatuhan |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 May 2026 05:48 |
| Last Modified: | 12 May 2026 05:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55826 |
