KERAGAMAN GENETIK JAMBU AIR MERAH (Syzygium nervosum) BERDASARKAN PENANDA RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) = Genetic Diversity of Red Water Apple (Syzygium nervosum) Based on RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA)


RIANY, RACHEL AULIA (2025) KERAGAMAN GENETIK JAMBU AIR MERAH (Syzygium nervosum) BERDASARKAN PENANDA RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) = Genetic Diversity of Red Water Apple (Syzygium nervosum) Based on RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M021211017-TLeKSIJvx52otm7c-20250922223627.png

Download (47kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M021211017-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M021211017-dp.pdf

Download (122kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M021211017-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 September 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Keanekaragaman genetik merupakan komponen fundamental dalam keberlanjutan ekosistem yang memberikan kemampuan adaptif suatu spesies terhadap perubahan lingkungan. Genus Syzygium, sebagai salah satu genus terbesar dalam famili Myrtaceae dengan sekitar 1000 spesies di kawasan Asia Tenggara, menghadapi tantangan serius dalam dokumentasi dan konservasi, khususnya di wilayah Wallacea yang merupakan zona transisi biogeografis antara Asia dan Australia. Syzygium nervosum (jambu air merah), salah satu spesies potensial dengan kompleksitas morfologi dan variasi fenotipik antar populasi, memerlukan pendekatan molekuler untuk karakterisasi genetik akurat.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat keragaman genetik Syzygium nervosum berdasarkan penanda RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) di areal Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin. Metode. Metode yang digunakan meliputi ekstraksi DNA dari 25 sampel daun menggunakan Plant Genomic DNA Mini Kit, amplifikasi PCR dengan 10 primer RAPD, dan analisis keragaman genetik berdasarkan parameter heterozigositas (He), Polymorphic Information Content (PIC), serta konstruksi dendogram menggunakan software Darwin 6.5. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan 5 dari 10 primer RAPD berhasil mengamplifikasi dengan 278 pita polimorfik. Nilai heterozigositas rata-rata 0,46 menunjukkan keragaman genetik tinggi, analisis kekerabatan 16 sampel membentuk 3 kluster dengan jarak genetik 0,09-0,83, dan nilai PIC rata-rata 0,38 mengindikasikan tingkat informatif sedang. Kesimpulan. Dengan demikian, S. nervosum di Hutan Pendidikan Unhas memiliki keragaman genetik tinggi dengan struktur populasi terbagi dalam tiga kelompok, berpotensi baik untuk program pemuliaan dan konservasi berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Keragaman genetik; Syzygium nervosum; Penanda RAPD; Heterozigositas; Konservasi.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Rekayasa Kehutanan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 11 May 2026 07:29
Last Modified: 11 May 2026 07:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55803

Actions (login required)

View Item
View Item