Analisis Efisiensi Pemasaran HHBK Komoditi Kopi Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (HKm) Tallu Lolona Desa Benteng Alla Utara Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang = Analysis of the Marketing Efficiency of Non-Timber Forest Products: Coffee Commodities from the Tallu Lolona Community Forest Farmers Group in Benteng Alla Utara Village, Baroko Subdistrict, Enrekang Regency


YUSUF, AMANDA AULIA OKTAVIA (2025) Analisis Efisiensi Pemasaran HHBK Komoditi Kopi Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (HKm) Tallu Lolona Desa Benteng Alla Utara Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang = Analysis of the Marketing Efficiency of Non-Timber Forest Products: Coffee Commodities from the Tallu Lolona Community Forest Farmers Group in Benteng Alla Utara Village, Baroko Subdistrict, Enrekang Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011211106-aoQK6FEjYeZ5BL74-20250912115126.jpg

Download (183kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011211106-1-2.pdf

Download (416kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011211106-dp.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011211106-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti kopi memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi salah satu sumber pendapatan utama bagi masyarakat sekitar hutan. Namun, pemasaran kopi sering kali menempatkan petani pada posisi yang kurang menguntungkan karena dominasi perantara. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi sistem pemasaran kopi pada Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (HKm) Tallu Lolona di Desa Benteng Alla Utara, Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang. Metode. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 18 responden yang terdiri dari petani dan pelaku saluran pemasaran. Analisis efisiensi dilakukan menggunakan tiga indikator utama: margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio keuntungan terhadap biaya. Hasil. Terdapat empat saluran pemasaran utama yang teridentifikasi. Saluran pemasaran IV, dimana petani menjual langsung ke konsumen, menunjukkan efisiensi paling tinggi dengan farmer’s share sebesar 100% dan tanpa keterlibatan perantara. Saluran I juga tergolong efisien karena memberikan keuntungan signifikan pada pedagang besar meskipun margin cukup tinggi. Saluran II dan III menunjukkan efisiensi yang lebih rendah karena farmer’s share yang rendah dan distribusi margin yang tidak seimbang. Kesimpulan. Saluran pemasaran langsung (saluran IV) merupakan yang paling menguntungkan bagi petani. Sayangnya, saluran ini belum banyak digunakan karena keterbatasan akses dan jaringan distribusi. Peningkatan efisiensi pemasaran kopi di kawasan HKm dapat dicapai melalui penguatan akses petani ke pasar dan pengurangan ketergantungan terhadap perantara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Efisiensi Pemasaran, HHBK, Kopi, Farmer’s Share, Margin Pemasaran, HKm Tallu Lolona
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 11 May 2026 06:26
Last Modified: 11 May 2026 06:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55790

Actions (login required)

View Item
View Item