Kawasan Wisata Bulu Garancing Desa Jangan-Jangan Kabupaten Barru = Bulu Garancing Tourism Area, Jangan-Jangan Village, Barru Regency


AN'AM, KHAERUL (2026) Kawasan Wisata Bulu Garancing Desa Jangan-Jangan Kabupaten Barru = Bulu Garancing Tourism Area, Jangan-Jangan Village, Barru Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D051201088-Cover.jpeg

Download (315kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
D051201088-1-2.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D051201088-dp(FILEminimizer).pdf

Download (284kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D051201088-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

KHAERUL AN’AM. Kawasan Wisata Bulu Garancing Desa Jangan-Jangan Kabupaten Barru (dibimbing oleh Dr. Ir. Ar. Hj. Nurul Nadjmi, ST., MT., IAI dan Dr. Ir. Ar. M. Yahya Siradjuddin, ST., M.Eng, IAI) Latar Belakang. Wisata alam memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah serta meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan. Kabupaten Barru, khususnya Desa Jangan-Jangan, memiliki potensi wisata alam Bulu Garancing yang menawarkan panorama pegunungan dan pesisir. Namun, tingginya kunjungan wisatawan belum didukung oleh fasilitas dan infrastruktur yang memadai, sehingga diperlukan penataan kawasan secara terencana. Pengembangan kawasan wisata ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam aktivitas pariwisata. Tujuan. Penataan kawasan wisata Bulu Garancing bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan popularitas destinasi wisata alam melalui penyediaan fasilitas pendukung seperti villa, restoran, glamping, dan area rekreasi yang selaras dengan konsep pengembangan wilayah. Metode. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur, dan analisis data sekunder terkait kondisi fisik kawasan serta kebijakan pariwisata. Observasi dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dan permasalahan kawasan, sedangkan studi literatur menjadi dasar perumusan konsep penataan. Analisis data digunakan untuk menentukan arahan pengembangan fasilitas dan infrastruktur sesuai karakteristik lingkungan dan kebutuhan wisatawan. Hasil. Hasil perancangan menghasilkan konsep penataan kawasan wisata Bulu Garancing berbasis eco-tourism yang terintegrasi dengan potensi alam setempat. Kawasan dibagi ke dalam beberapa zona, meliputi area penginapan, glamping, restoran, ruang rekreasi, dan fasilitas pendukung lainnya, dengan penekanan pada prinsip ramah lingkungan, pelestarian alam, dan kenyamanan pengunjung tanpa mengurangi karakter alami kawasan.

Keyword : Kawasan Wisata, Penataan Kawasan, Bulu Garancing, Eco-Tourism, Pariwisata Berkelanjutan, Perancangan Arsitektur.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tourism Area, Area Planning, Bulu Garancing, Eco-Tourism, Sustainable Tourism, Architectural Design.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 11 May 2026 02:34
Last Modified: 11 May 2026 02:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55773

Actions (login required)

View Item
View Item