PELEPAH NIPAH SEBAGAI MATERIAL AKUSTIK = NYPA FRUTICANS FROUNDS AS AN ACOUSTIC MATERIAL


HASNA, HASNA (2025) PELEPAH NIPAH SEBAGAI MATERIAL AKUSTIK = NYPA FRUTICANS FROUNDS AS AN ACOUSTIC MATERIAL. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D042212007-Cover.jpg

Download (429kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
D042212007-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (438kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D042212007-dp(FILEminimizer).pdf

Download (171kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D042212007-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 8 November 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK HASNA. Pelepah Nipah Sebagai Material Akustik (dibimbing oleh Asniawaty Kusno dan Baharuddin Hamzah). Pelepah nipah ( Nypa fruticans ) merupakan material alami yang berpotensi dikembangkan sebagai panel akustik ramah lingkungan karena struktur seratnya yang berpori dan mampu menyerap energi suara. Melimpahnya pelepah nipah di wilayah pesisir, termasuk Desa Lakkang Kecamatan Tallo Makassar, mendorong perlunya penelitian lebih lanjut mengenai karakteristik akustiknya sebagai alternatif material penyerap suara yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arah susunan serat dan ketebalan pelepah nipah terhadap nilai koefisien penyerapan suara serta menilai potensinya sebagai material akustik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pengujian menggunakan tabung impedansi pada frekuensi 125–1400 Hz. Sampel dibuat dalam tiga model susunan Horizontal Paralel (H.P), Vertikal (V), dan Horizontal Cross (H.C) dengan dua variasi ketebalan, yaitu 2,5 cm dan 5 cm. Analisis dilakukan berdasarkan nilai koefisien serap (α) dan karakteristik performa penyerapan pada berbagai rentang frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah susunan serat berpengaruh signifikan terhadap performa akustik material. Model susunan silang (H.C) memberikan nilai penyerapan terbaik dengan α maksimum mencapai 0,30 pada frekuensi menengah– tinggi, sedangkan susunan sejajar dan vertikal menunjukkan performa yang stabil pada beberapa rentang frekuensi. Ketebalan material juga berperan penting; panel dengan ketebalan 5 cm lebih efektif menyerap frekuensi rendah–menengah, sedangkan panel 2,5 cm lebih responsif pada frekuensi menengah–tinggi. Secara keseluruhan, pelepah nipah memiliki potensi sebagai material penyerap suara alami dengan nilai koefisien serap 0,20–0,31, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan akustik ruang sederhana seperti ruang kelas atau ruang rapat dengan optimasi tertentu. Dengan sifatnya yang ramah lingkungan, ketersediaan yang melimpah, serta proses produksi yang sederhana, pelepah nipah layak dikembangkan sebagai alternatif material akustik berkelanjutan.

Kata kunci: Pelepah nipah, material akustik, koefisien penyerapan suara, tabung impedansi, panel alami.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Nypa fruticans, acoustic material, sound absorption coefficient, impedance tube, natural panel.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Arsitektur
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 11 May 2026 00:26
Last Modified: 11 May 2026 00:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55759

Actions (login required)

View Item
View Item