NURJANAH, ALYA TANTI (2026) Perbandingan Efek Perawatan Luka dengan Kassa NaCl, Kassa-Sukrosa dan Patch Bioselulosa-Madu terhadap Penyembuhan Luka pada Tikus Wistar = Comparison of the Effects of Wound Care Using NaCl Gauze, Sucrose Gauze, and Biocellulose–Honey Patches on Wound Healing in Wistar Rats. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
P062241058-sqDeCTynBrwJoW51-20260310164803.png
Download (40kB) | Preview
P062241058-1-2.pdf
Download (519kB)
P062241058-dp.pdf
Download (348kB)
P062241058-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 March 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK ALYA TANTI NURJANAH. Perbandingan Efek Perawatan Luka dengan Kassa NaCl, Kassa-Sukrosa dan Patch Bioselulosa-Madu terhadap Penyembuhan Luka pada Tikus Wistar (dibimbing oleh Syahrijuita, Ika Yustisia) Latar Belakang: Penyembuhan luka merupakan proses biologis kompleks yang sangat dipengaruhi oleh kualitas perawatan luka yang diberikan. Pemilihan dressing yang tepat tidak hanya berperan dalam mempercepat penutupan luka, tetapi juga menentukan kualitas jaringan yang terbentuk selama fase remodeling. Seiring berkembangnya konsep modern wound care, biomaterial seperti bioselulosa yang dikombinasikan dengan agen bioaktif madu mulai mendapat perhatian sebagai alternatif dressing konvensional. Namun, bukti eksperimental yang membandingkan efektivitas bioselulosa-madu dengan metode perawatan luka lain masih terbatas. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas perawatan luka menggunakan kassa NaCl, kassa sukrosa, dan patch bioselulosa-madu terhadap proses penyembuhan luka pada tikus Wistar.Metode: Penelitian ini merupakan Preclinical Animal Study dengan rancangan Randomized Controlled Trial. Subjek penelitian adalah tikus Wistar yang dibagi secara acak ke dalam tiga kelompok perlakuan, yaitu perawatan luka menggunakan kassa NaCl 0,9%, kassa sukrosa, dan patch bioselulosa-madu. Variabel yang diamati meliputi perubahan ukuran luka secara makroskopis, waktu penyembuhan luka, serta gambaran histopatologis jaringan luka berdasarkan densitas kolagen. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik yang sesuai dengan karakteristik data, dengan tingkat kemaknaan p<0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis dressing memberikan pengaruh yang signifikan terhadap seluruh parameter penyembuhan luka yang diamati. Kelompok yang mendapat perawatan dengan patch bioselulosa-madu menunjukkan penurunan ukuran luka yang lebih cepat, waktu penyembuhan yang lebih singkat, serta pembentukan jaringan dengan densitas kolagen yang lebih tinggi dan terorganisasi dibandingkan kelompok kassa NaCl dan kassa sukrosa. Analisis histopatologis menggunakan uji Kruskal–Wallis menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok (p=0,001), yang menegaskan bahwa kombinasi scaffold bioselulosa dan bioaktivitas madu mampu menciptakan lingkungan luka yang optimal bagi proliferasi fibroblas dan remodeling jaringan.Kesimpulan: patch bioselulosa-madu terbukti sebagai metode perawatan luka yang paling efektif dalam mempercepat penyembuhan luka sekaligus meningkatkan kualitas struktural jaringan penyembuhan dibandingkan kassa NaCl dan kassa sukrosa. Temuan ini memperkuat potensi bioselulosa-madu sebagai dressing luka ungsukrosan berbasis biomaterial dan bioaktif, serta membuka peluang penerapannya secara lebih luas dalam praktik perawatan luka modern. Kata kunci: penyembuhan luka, bioselulosa-madu, kassa sukrosa, kassa NaCl, tikus Wistar
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: penyembuhan luka, bioselulosa-madu, kassa sukrosa, kassa NaCl, tikus Wistar |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 11 May 2026 00:09 |
| Last Modified: | 11 May 2026 00:09 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55757 |
