PENGALAMAN BODY SHAMING REMAJA PUTRI KELAS 8 SMPN 01 MAROS = Experiences of Body Shaming in 8th Grade Female Teenagers at Junior High School 01 Maros


RAHIM, SUCI NURUL (2026) PENGALAMAN BODY SHAMING REMAJA PUTRI KELAS 8 SMPN 01 MAROS = Experiences of Body Shaming in 8th Grade Female Teenagers at Junior High School 01 Maros. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
K011201214-7WmRSdGU3jlI9btY-20260302223421.jpeg

Download (91kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
K011201214-1-2.pdf

Download (613kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
K011201214-dp.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
K011201214-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

BSTRAK: Latar Belakang: Penelitian menunjukkan bahwa body shaming berhubungan dengan rendahnya harga diri, munculnya rasa minder, serta ketidakpuasan terhadap tubuh (body dissatisfaction). Hal ini menyebabkan mereka berusaha keras menyesuaikan diri dengan ekspektasi sosial yang tidak realistis. Dampak berkelanjutan dari body shaming dapat mempengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, dan cara remaja memandang dirinya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan edukasi untuk mencegah perilaku ini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Tujuan: Mengelaborasi pemahaman, konsep diri, strategi koping pengalaman body shaming remaja putri di SMPN 01 Maros. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian disebut deskriptif, eksplanatori, tetapi juga sangat menarik, berusaha memperoleh esensi dari pengalaman tersebut, dengan menggali makna mendalam yang dirasakan oleh informan dalam konteks tertentu. Hasil: Penelitian lapangan di SMPN 01 Maros menunjukkan bahwa remaja putri memaknai body shaming sebagai perilaku menghina, mengejek, atau mengomentari fisik seseorang secara negatif. Faktor utama munculnya perilaku ini adalah komentar tentang fisik, seperti gemuk, kurus, berjerawat, atau berkulit gelap, yang sering dibungkus dalam bentuk candaan. Dampaknya tidak hanya menimbulkan rasa malu dan minder, tetapi juga menyebabkan perasaan insecure, mudah tersinggung, hingga overthinking. Selain itu, lingkungan sosial memiliki peran penting dalam memperkuat atau memperlemah dampak body shaming. Penelitian ini menemukan bahwa peran keluarga masih kurang optimal, bahkan kadang tanpa sadar ikut melontarkan body shaming. Kesimpulan: Pengalaman remaja putri dalam menghadapi body shaming, memahami dampaknya terhadap konsep diri, serta mengidentifikasi strategi koping yang digunakan. Dengan demikian, hasil penelitian dapat menjadi dasar dalam merancang upaya intervensi, edukasi, serta pencegahan body shaming di lingkungan sekolah dan keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Remaja Putri, Pemahaman, Konsep Diri, Strategi Koping.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 06 May 2026 03:49
Last Modified: 06 May 2026 03:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55734

Actions (login required)

View Item
View Item