MAHARDIKA, AGUNG SATRYA (2026) Efektivitas Kombinasi Brisk Walking Dengan Stretching Exercise Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen (SpO2) dan Spirometri Pada Lansia = Effectiveness Of A Combination Of Brisk Walking And Stretching Exercises On Changes In Oxygen Saturation (Spo2) And Spirometry Parameters In The Elderly. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
P062232027-JTX73NzjSqsb1mkd-20260314134721.jpg
Download (386kB) | Preview
P062232027-1-2.pdf
Download (773kB)
P062232027-dp.pdf
Download (128kB)
P062232027-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 March 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Penuaan bervariasi antar organisme dan tercermin dalam berbagai aspek di tingkat molekuler, seluler, fisiologis, dan fungsional. Penuaan pada lansia menyebabkan berbagai penurunan fisiologis, yang dapat memengaruhi sistem pernapasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas brisk walking ditambah stretching exercise terhadap perubahan saturasi oksigen (SpO2) dan spirometri, baik secara akut ataupun kontinu, serta melihat perbedaan pada setiap kelompok lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain pre-posttest. Berdasarkan kriteria inklusi, sebanyak 60 lansia dibagi menjadi tiga kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri dari 20 lansia. Kelompok 1 diberikan senam prolanis, kelompok 2 diberikan senam prolanis dan brisk walking, sedangkan kelompok 3 diberikan senam prolanis, brisk walking dan stretching exercise. Senam terapi diberikan setiap satu kali seminggu selama 1 bulan. Spirometri digunakan untuk mengukur fungsi paru dan oksimeter denyut untuk mengukur saturasi oksigen dalam darah. Hasil: Penelitian ini melihat efek akut dari perubahan spirometri (FVC, FEV1, FEV1/FVC) dan saturasi oksigen dimana ketiga kelompok menunjukkan perbedaan signifikan (p = <0,001) antara pre dan post test disetiap pertemuan, sedangkan efek kontinu didapatkan FVC, FEV1 dan FEV1/FVC terjadi perubahan signifikan (p = <0,001) peningkatan pada kelompok brisk walking dengan stretching dan kelompok brisk walking dibandingkan dengan kelompok kontrol. Namun, saturasi oksigen didapatkan penurunan pada kelompok brisk walking dengan stretching exercise dibandingkan kelompok kontrol dan brisk walking. Kesimpulan: Kelompok brisk walking dengan stretching exercise menunjukkan peningkatan FVC, FEV1, dan FEV1/FVC secara efek kontinu selama 4 minggu dibandingkan dengan kelompok brisk walking dan kontrol. Namun, pada saturasi oksigen didapatkan peningkatan pada kelompok kontrol dan brisk walking saja sedangkan pada kelompok brisk walking dengan stretching exercise terjadi penurunan saturasi oksigen di minggu 4 dari baseline kelompok tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan latihan menimbulkan terjadinya desaturasi oksigen karena konsumsi energi meningkat. sementara ketiga kelompok menunjukkan perbaikan pada FVC, FEV1, FEV1/FVC dan saturasi oksigen selama efek akut akan tetapi perbaikan FVC, FEV1 dan saturasi oksigen terbesar pada kelompok brisk walking sedangkan FEV1/FVC pada kelompok brisk walking dengan stretching exercise.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | brisk walking; stretching exercise; spirometri; saturasi oksigen; penuaan |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 May 2026 03:41 |
| Last Modified: | 06 May 2026 03:41 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55730 |
