ANUGRAWAN, MUH. (2026) PROFILING DAN ANALISIS SENYAWA METABOLIT FUNGI ENDOFIT DAUN KETEPENG CINA (Senna alata (L.) Roxb.) SEBAGAI ANTIMIKROBA = PROFILE AND ANALYSIS METABOLITE COMPOUNDS OF THE ENDOPHYTIC FUNGUS FROM THE LEAVES KETEPENG CINA (Senna alata (L.) Roxb.) AS ANTIMIKROBIALS. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
P062232023-AFBSQc8JViszjv0a-20260310175919.jpg
Download (392kB) | Preview
P062232023-1-2.pdf
Download (347kB)
P062232023-dp.pdf
Download (213kB)
P062232023-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 27 February 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Jamur endofit hidup dan berkembang di dalam jaringan tanaman, bersimbiosis, dan ramah terhadap tanaman inang. Jamur ini umumnya menghasilkan metabolit sekunder yang bersifat antikanker, antivirus, atau antibakteri. Tujuan. Penelitian ini mengevaluasi potensi antimikroba jamur endofit yang diisolasi dari daun Senna alata (L.) Roxb. dan profil metabolit sekundernya menggunakan LC-MS / MS. Metode. Jamur endofit diisolasi dan diuji antagonis. Jamur endofit yang tumbuh kemudian diidentifikasi secara morfologis dan molekuler. Aktivitas antimikroba dievaluasi terhadap strain bakteri dan jamur patogen, sedangkan LC-MS / MS digunakan untuk mengkarakterisasi profil metabolit jamur endofit. Tujuh isolat jamur dari daun S. alata .berhasil diisolasi dan diskrining dengan pengujian antagonis melalui agar-plug (agar difusi cakram) dan fermentasi kecil (agar difusi sumuran). Hasil. Hasil menunjukkan bahwa jamur endofit Isolat 5 memiliki penghambatan spektrum luas yang paling baik, dengan zona 13,93–18,12 mm terhadap bakteri dan 15,19 mm terhadap Malassezia furfur pada ekstrak etil asetat, sedangkan ekstrak airnya menghambat Candida albicans pada ≥ 10 mg/mL (12,93-15,33 mm). Identifikasi molekuler berdasarkan sekuensingnya mengkonfirmasi isolat 5 sebagai Phomopsis sp. (identitas 99,46%). Ekstrak kasar bioaktif dari isolat 5 menunjukkan 29 senyawa, termasuk naringenin, anthrone, asiatic acid, coumarin, indole-3-carboxaldehyde, p-coumaric Acid and feruloyl putrescine. Kesimpulan. Temuan ini menunjukkan Phomopsis sp., dari isolat 5 memiliki potensi sebagai agen antimikroba secara struktural. Penelitian selanjutnya diharapkan berfokus pada penguraian jalur biosintesis serta mekanisme farmakologis secara in vivo guna mendukung pengembangan terapi antijamur dan antibakteri yang berasal dari tumbuhan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antimikroba, fungi endofit, Phomopsis sp., metabolit sekunder, Senna alata (L.) Roxb. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 May 2026 03:45 |
| Last Modified: | 06 May 2026 03:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55729 |
