YUNUS, MUJAHIDAH (2026) MUTASI GEN X (BASAL CORE PROMOTER) VIRUS HEPATITIS B PADA PASIEN HEPATITIS B KRONIK DAN KEPARAHAN PENYAKIT = HEPATITIS B VIRUS X GENE BASAL CORE PROMOTER MUTATIONS FROM CHRONIC HEPATITIS B PATIENTS AND THE LIVER DISEASE SEVERITY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
P062232020-FmTyhofWg4rSba1u-20260310105601.png
Download (136kB) | Preview
P062232020-1-2.pdf
Download (474kB)
P062232020-dp.pdf
Download (140kB)
P062232020-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Mutasi basal core promoter (BCP) pada gen X virus hepatitis B (HBV) telah dikaitkan dengan peningkatan replikasi virus, penurunan ekspresi HBeAg, dan peningkatan risiko penyakit hati lanjut. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prevalensi mutasi BCP gen X pada pasien hepatitis B kronis (CHB) dan mengevaluasi hubungannya dengan kerusakan struktural hati serta tingkat keparahan penyakit. Metode. Penelitian potong lintang dilakukan pada 26 sampel HBV dari pasien CHB yang dapat diamplifikasi. Region BCP diamplifikasi menggunakan PCR konvensional dan dilanjutkan dengan sekuensing. Kerusakan struktural hati dikategorikan sebagai non-sirosis (F0–F2), fibrosis berat (F3), sirosis (F4), atau karsinoma hepatoseluler (HCC). Tingkat keparahan penyakit dinilai menggunakan klasifikasi Child-Pugh. Hubungan antara status mutasi dan variabel klinis dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan simulasi Monte Carlo dan Linear-by-Linear Association. Hasil. Mutasi BCP gen X teridentifikasi pada 12 dari 26 sampel (46,15%). Mutasi yang paling sering ditemukan adalah T1754C (11,54%) dan mutasi ganda A1762T/G1764A (23,07%). Frekuensi mutasi lebih tinggi pada pasien dengan kerusakan struktural lanjut: 33,3% pada F0–F2, 60,0% pada F3, 40,0% pada F4, dan 66,7% pada HCC. Namun, tidak ditemukan hubungan bermakna antara status mutasi dan kerusakan struktural hati (p = 0,761) maupun klasifikasi Child-Pugh (p = 0,214). Terdapat kecenderungan peningkatan frekuensi mutasi seiring meningkatnya klasifikasi Child-Pugh (27,3% pada A, 54,6% pada B, 75,0% pada C; Linear-by-Linear Association p = 0,079), meskipun tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan. Hampir setengah dari pasien CHB menunjukkan mutasi BCP. Meskipun tidak mencapai signifikansi statistik, frekuensi mutasi cenderung lebih tinggi pada pasien dengan penyakit hati yang lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hepatitis B; protein X hepatitis B; basal core promoter; sirosis hati; klasifikasi Child-Pugh |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 May 2026 03:47 |
| Last Modified: | 06 May 2026 03:47 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55728 |
