HASANAH, ANDI USWATUN (2026) EFEK POTENSIASI Morus alba L. TERHADAP EFEKTIVITAS OKSASILIN MELAWAN METHICILLIN-RESISTANT Staphylococcus aureus (MRSA): STUDI IN VITRO DAN IN SILICO = POTENTIATING EFFECT OF Morus alba L. ON THE EFFICACY OF OXACILLIN AGAINST METHICILLIN-RESISTANT Staphylococcus aureus (MRSA): AN IN VITRO AND IN SILICO STUDY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
P062232005-HKUAectF6nMjXSkO-20260310102343.jpeg
Download (243kB) | Preview
P062232005-1-2.pdf
Download (315kB)
P062232005-dp.pdf
Download (254kB)
P062232005-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 23 February 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan patogen penyebab infeksi yang sulit ditangani akibat resistensi terhadap antibiotik β-laktam dan kemampuannya membentuk biofilm. Penggunaan senyawa alami sebagai adjuvan menjadi strategi alternatif untuk memulihkan efektivitas antibiotik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek potensiasi ekstrak dan fraksi daun murbei putih (Morus alba L.) terhadap oksasilin dalam menghambat MRSA secara in vitro dan in silico. Metode. Uji checkerboard dan penghambatan biofilm dilakukan untuk menentukan interaksi kombinasi secara in vitro. Identifikasi senyawa bioaktif menggunakan LC–HRMS terhadap ekstrak terpilih. Pendekatan in silico dilakukan melalui molecular docking, simulasi dinamika molekuler pada protein AgrA dan SarA, serta analisis ADMET. Hasil. Ekstrak etanol daun murbei putih memberikan efek potensiasi paling optimal terhadap oksasilin pada fase planktonik dan biofilm. Analisis LC–HRMS mengidentifikasi profil metabolit kompleks, di mana kelompok fenolik, flavonoid terprenilasi, terpenoid, dan oksilipin terpilih sebagai kandidat potensial. Studi in silico mengonfirmasi bahwa γ-tocotrienol dan α-tocotrienol yang merupakan senyawa golongan terpenoid memiliki afinitas serta stabilitas terbaik masing-masing terhadap protein AgrA dan SarA. Analisis ADMET menunjukkan kedua senyawa memiliki absorpsi usus yang sangat tinggi (>90%), profil distribusi dan eliminasi yang baik, serta tingkat toksisitas akut yang rendah (Kelas IV). Kesimpulan: Ekstrak etanol daun murbei putih berpotensi sebagai adjuvan antibiotik untuk meningkatkan efektivitas oksasilin terhadap MRSA melalui penghambatan sistem quorum sensing dan pembentukan biofilm.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Morus alba L., MRSA, oksasilin, biofilm, adjuvan antibiotik |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 May 2026 02:35 |
| Last Modified: | 06 May 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55724 |
