Identifikasi Molekuler Multi Drug Resistant (MDR) Candida sp pada Fasilitas Wastafel diruang Tindakan Rumah Sakit di Kota Kendari = Multi-Drug Resistant (MDR) Candida sp. Molecular Identification in Sink Facilities in Treatment Rooms at Kendari City Hospitals


NUGRAHA, FADEL RAJAB (2025) Identifikasi Molekuler Multi Drug Resistant (MDR) Candida sp pada Fasilitas Wastafel diruang Tindakan Rumah Sakit di Kota Kendari = Multi-Drug Resistant (MDR) Candida sp. Molecular Identification in Sink Facilities in Treatment Rooms at Kendari City Hospitals. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P062231045-sTr1Ng6Z4De2Pvlc-20260312081255.jpg

Download (442kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P062231045-1-2.pdf

Download (381kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P062231045-dp.pdf

Download (97kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
P062231045-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 December 2028.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kandidiasis merupakan infeksi jamur oportunistik yang disebabkan oleh spesies dari genus Candida dan masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan. Setiap tahun dilaporkan jutaan kasus kandidiasis mukosa dan lebih dari 700.000 infeksi invasif di seluruh dunia. Peningkatan kejadian kandidemia dipengaruhi oleh kontaminasi lingkungan, kondisi imunosupresi, serta penggunaan antibiotik spektrum luas secara berlebihan. Lingkungan rumah sakit, termasuk fasilitas wastafel dan sistem drainase, berpotensi menjadi reservoir Candida spp. dan berperan dalam transmisi nosokomial. Golongan azol merupakan agen antijamur utama dalam terapi; namun, resistensi dapat berkembang melalui mekanisme genetik yang melibatkan gen ERG11, yang mengode enzim lanosterol 14α-demethylase. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan Candida spp. pada fasilitas wastafel di ruang perawatan rumah sakit di Kota Kendari, mengidentifikasi isolat secara molekuler menggunakan PCR berbasis ITS, serta mendeteksi keberadaan gen ERG11 sebagai penanda potensial resistensi terhadap azol. Metode: Penelitian observasional deskriptif ini dilakukan pada bulan Juli 2025. Sebanyak 49 sampel usap dikumpulkan dari fasilitas wastafel di empat unit rumah sakit, yaitu Instalasi Gawat Darurat (12 sampel), Unit Perawatan Intensif (14), Ruang Kebidanan (10), dan Kamar Operasi (13). Seluruh sampel dikultur pada media Sabouraud Dextrose Agar. Isolat yang menunjukkan pertumbuhan jamur selanjutnya dianalisis menggunakan PCR dengan target daerah ITS1–ITS4 untuk identifikasi Candida spp., diikuti dengan deteksi gen ERG11. Hasil: Pertumbuhan jamur ditemukan pada 33 dari 49 sampel. Analisis PCR berbasis ITS mengonfirmasi keberadaan Candida spp. pada 30 isolat (91%), sementara 3 sampel (9%) menunjukkan hasil negatif secara molekuler. Jumlah isolat positif tertinggi berasal dari Unit Perawatan Intensif (40%), diikuti Kamar Operasi (23%), Ruang Kebidanan (20%), dan Instalasi Gawat Darurat (15%). Pemeriksaan molekuler menunjukkan bahwa tidak satu pun isolat membawa gen resistensi ERG11. Kesimpulan: Candida spp. terdeteksi pada fasilitas wastafel di berbagai ruang perawatan rumah sakit, yang menunjukkan bahwa sistem drainase wastafel berpotensi menjadi reservoir lingkungan bagi transmisi jamur nosokomial. Namun, tidak ditemukan bukti resistensi azol yang dimediasi oleh gen ERG11. Pemantauan lingkungan secara berkala serta peningkatan sanitasi dan pengendalian infeksi sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko kontaminasi jamur di fasilitas pelayanan kesehatan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Candida ; ERG11 ; resistensi antijamur ; infeksi nosokomial.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 06 May 2026 02:18
Last Modified: 06 May 2026 02:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55719

Actions (login required)

View Item
View Item