TARI EMPAT ETNIK SULSELBAR: Kajian Etnografi Peran Koreografer dalam Kolaborasi Tari Tradisional Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja = FOUR ETHNIC DANCES OF SOUTH SULAWESI AND WEST SULAWESI: An Ethnographic Study of the Choreographer's Role in Traditional Dance Collaboration of Makassar, Bugis, Mandar, and Toraja


MAHFIRAH, A. AMELYA (2025) TARI EMPAT ETNIK SULSELBAR: Kajian Etnografi Peran Koreografer dalam Kolaborasi Tari Tradisional Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja = FOUR ETHNIC DANCES OF SOUTH SULAWESI AND WEST SULAWESI: An Ethnographic Study of the Choreographer's Role in Traditional Dance Collaboration of Makassar, Bugis, Mandar, and Toraja. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
E071211017-mMXnJCG3kcVlSeyH-20250618154009.jpg

Download (264kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
E071211017-1-2.pdf

Download (434kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
E071211017-dp.pdf

Download (197kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
E071211017-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Fenomena maraknya pertunjukkan tari empat etnik dalam berbagai kegiatan kebudayaan, acara pernikahan, serta agenda seremonial yang diselenggarakan oleh institusi pemerintah dan swasta di wilayah Sulawesi Selatan menunjukkan adanya kecenderungan baru dalam ekspresi seni pertunjukkan lokal. Tari empat etnik memadukan unsur dari empat etnik di wilayah Sulawesi Selatan, dibalik penyatuan ini terdapat peran koreografer dalam proses modfiikasi dan kolaborasi tarian tersebut. Tujuan. Karenanya penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana koreografer merekonstruksi identitas budaya melalui pendekatan artistik yang kreatif namun tetap berpijak pada akar tradisi. Metode. Dengan menggunakan metode etnografi dan pendekatan kualitatif deskriptif, proses pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Penelitian ini menemukan bahwa koreografer tidak hanya berperan sebagai penyusun gerak tari, namun juga sebagai perantara budaya yang menjembatani nilai-nilai tradisional dengan tuntutan estetika masa kini. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koreografer memiliki peran penting dalam mengembangkan bentuk tari yang baru dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional. Mereka menyesuaikan dan menggabungkan gerakan, musik, dan elemen pendukung lainnya agar menjadi pertunjukkan yang menarik. Dengan demikian, koreografer berperan sebagai penghubung antara warisan budaya dan kebutuhan pertunjukkan masa kini. Proses modifikasi dan kolaborasi ini menjadi salah satu strategi untuk melestarikan sekaligus mengembangkan tari tradisional agar tetap relevan di era modern.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tari Tradisional Sulawesi Selatan dan Barat; Koreografer; Kolaborasi Tari; Kajian Etnografi; Identitas Budaya Etnik
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi Sosial
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 06 May 2026 01:01
Last Modified: 06 May 2026 01:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55710

Actions (login required)

View Item
View Item