AWALIAH, NURUL ILMA (2026) Efek Antibakteri Ekstrak Biji Kapulaga (Amomum compactum) Terhadap Salmonella typhi : Kajian In Silico dan In Vitro = Antibacterial Effect of Cardamom Seed Extract (Amomum compactum) Against Salmonella typhi : An In Silico and In Vitro Study. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
P062212013-4qGMmcVp89gv1t0H-20260312133340.jpg
Download (410kB) | Preview
P062212013-1-2.pdf
Download (640kB)
P062212013-dp.pdf
Download (167kB)
P062212013-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 May 2028.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK NURUL ILMA AWALIAH. Efek Antibakteri Ekstrak Biji Kapulaga (Amomum compactum) Terhadap Salmonella typhi: Kajian In Silico dan In Vitro (dibimbing oleh Yanti Leman dan Sulfahri) Peningkatan kejadian infeksi Salmonella typhi yang resisten terhadap antibiotik mendorong pencarian sumber antibakteri alternatif berbasis bahan alam dengan mekanisme kerja yang jelas. Biji kapulaga (Amomum compactum) diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder bioaktif, namun kajian yang mengintegrasikan aktivitas antibakteri, profil kimia, dan mekanisme molekuler terhadap S. typhi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak metanol biji kapulaga (A. compactum) terhadap S. typhi serta mengkaji potensi mekanisme kerjanya melalui pendekatan terintegrasi in vitro, analisis GC–MS, dan in silico. Biji kapulaga dipreparasi melalui proses sortasi, pengeringan suhu rendah, dan penghalusan untuk mempertahankan senyawa termolabil, kemudian diekstraksi menggunakan metanol. Aktivitas antibakteri diuji secara in vitro menggunakan metode difusi agar pada berbagai konsentrasi ekstrak. Profil senyawa kimia dianalisis menggunakan GC–MS, sedangkan studi in silico dilakukan melalui molecular docking terhadap enzim MurA yang berperan penting dalam biosintesis dinding sel bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol biji kapulaga memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. typhi secara bergantung konsentrasi, dengan zona hambat tertinggi pada konsentrasi 40% sebesar 12,57 ± 1,40 mm. Analisis GC–MS mengidentifikasi 14 senyawa bioaktif, dengan komponen dominan berupa 1,8-sineol, α-terpineol, linalool, dan cis-sabinene hydrate yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Analisis in silico menunjukkan bahwa beberapa senyawa utama tersebut memiliki afinitas pengikatan yang baik dan membentuk interaksi stabil pada sisi aktif enzim MurA, yang mengindikasikan potensi penghambatan sintesis peptidoglikan. Kesimpulannya, ekstrak metanol biji kapulaga (A. compactum) menunjukkan potensi sebagai agen antibakteri alami terhadap S. typhi dengan mekanisme yang diduga melalui penghambatan enzim MurA. Temuan ini mendukung perlunya penelitian lanjutan melalui uji inhibisi enzim, evaluasi in vivo, dan kajian keamanan untuk pengembangan lebih lanjut.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kapulaga (Amomum compactum), Salmonella typhi, aktivitas antibakteri, Molekuler docking, MurA |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 May 2026 00:46 |
| Last Modified: | 06 May 2026 00:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55707 |
