ANALISIS KINERJA VORTEX GENERATOR MODEL PARABOLA PADA MODEL KENDARAAN DENGAN GEOMETRI 30° = Performance Analysis of a Parabolic Vortex Generator on a Vehicle Model with 30° Geometry


SIMANJUNTAK, SINT MARSHALL (2026) ANALISIS KINERJA VORTEX GENERATOR MODEL PARABOLA PADA MODEL KENDARAAN DENGAN GEOMETRI 30° = Performance Analysis of a Parabolic Vortex Generator on a Vehicle Model with 30° Geometry. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
D021201052-Cover.jpg

Download (296kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
D021201052-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (774kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
D021201052-dp(FILEminimizer).pdf

Download (313kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
D021201052-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 January 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Hambatan aerodinamika merupakan faktor penting yang memengaruhi efisiensi energi, stabilitas, dan performa kendaraan. Separasi aliran yang terjadi di bagian belakang kendaraan menyebabkan penurunan tekanan (base suction) dan pembentukan wake, sehingga gaya drag meningkat secara signifikan. Kondisi ini banyak dijumpai pada kendaraan penumpang dengan desain bodi yang belum optimal secara aerodinamis. Salah satu metode yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah pemasangan vortex generator (VG), yang berfungsi menghasilkan pusaran kecil untuk mempertahankan aliran tetap menempel pada permukaan sehingga separasi dapat ditunda. Penelitian ini menganalisis kinerja vortex generator model parabola pada model kendaraan dengan geometri 30°, menggunakan pendekatan eksperimental dan Computational Fluid Dynamics (CFD). Berbagai sudut kemiringan VG diuji untuk melihat pengaruhnya terhadap pola aliran, distribusi tekanan, serta nilai hambatan aerodinamika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sudut rendah (0°–10°), aliran di belakang kendaraan lebih stabil dengan attached flow yang bertahan lebih lama sebelum terjadinya separasi. Sebaliknya, sudut besar (15°–20°) meningkatkan flow separation sehingga membentuk wake region yang lebih besar dan tidak teratur, fenomena ini membuktikan bahwa VG terbukti meningkatkan koefisien tekanan di bagian belakang kendaraan, terutama pada sudut 10° yang menghasilkan peningkatan sebesar 4,67% hingga 11,23%. Selain itu, sudut 10° memberikan performa terbaik dalam mereduksi drag. Pada kecepatan 20,8 m/s, nilai koefisien drag menurun dari 0,7077 menjadi 0,6468 pada simulasi CFD (reduksi 8,61%), dan dari 0,6836 menjadi 0,6296 pada eksperimen (reduksi 7,71%). Hal ini mengonfirmasi bahwa vortex generator model parabola dengan sudut kemiringan 10° paling efektif dalam meningkatkan performa aerodinamika kendaraan dengan geometri 30°.

Kata kunci: Aerodinamika kendaraan, vortex generator, model parabola, CFD, koefisien drag, koefisien tekanan, separasi aliran, wake region, reduksi drag.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: vehicle aerodynamics, vortex generator, parabolic model, CFD, drag coefficient, pressure coefficient, flow separation, wake region, drag reduction.
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 05 May 2026 07:22
Last Modified: 05 May 2026 07:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55705

Actions (login required)

View Item
View Item