ARDIANSYAH, MUH. FARREL PRAYOGA (2026) DETERMINAN PERILAKU DAN KEPUTUSAN PENJUALAN PADA PETANI PADI DI KABUPATEN SOPPENG = DETERMINANTS OF BEHAVIOUR AND DECISION IN MARKETING AMONG PADDY FARMERS IN SOPPENG REGENCY. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
P042232028-bmUq9Hs1h8pcvoJy-20260312103612.png
Download (239kB) | Preview
P042232028-1-2.pdf
Download (4MB)
P042232028-dp.pdf
Download (181kB)
P042232028-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 March 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Keputusan petani dalam penjualan berperan dalam meningkatkan efisiensi dan inklusivitas rantai nilai beras. Di Kabupaten Soppeng, petani padi menghadapi berbagai kendala seperti tekanan finansial, biaya transaksi, keterbatasan infrastruktur, serta asimetri informasi pasar yang membentuk perilaku dalam konteks penjualan maupun pencarian informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis (I) determinan partisipasi dalam penjualan tidak langsung melalui pedagang pengumpul serta volume penjualan yang dialokasikan ke pedagang pengumpul, dan (II) determinan perilaku petani dalam mengakses informasi pasar. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Soppeng pada Januari hingga Agustus 2025 dengan melibatkan 190 petani padi. Pendekatan Double-Hurdle Model digunakan untuk mengkaji keputusan penjualan bertahap, menggunakan Probit Regression dan Truncated Regression dengan transformasi Inverse Hyperbolic Sine (IHS). Binary Logistic Regression digunakan untuk menganalisis perilaku petani dalam mengakses informasi pasar. Analisis digunakan dengan Software STATA 19. Keputusan petani menjual ke pedagang pengumpul dipengaruhi secara positif oleh jumlah tanggungan rumah tangga, sementara luas lahan toleransi keterlambatan pembayaran, aktivitas bernilai tambah, kepemilikan transportasi pasca panen, dan penggunaan teknologi digital internet berpengaruh negatif. Volume penjualan kepada pedagang pengumpul meningkat seiring dengan meningkatnya luas lahan, lama pendidikan, keanggotaan kelompok tani, toleransi keterlambatan pembayaran, jarak ke pasar lokal, dan penggunaan kredit. Sebaliknya, tanggungan rumah tangga, aksesibilitas jalan-tani, kepemilikan transportasi pasca panen, dan aktivitas bernilai tambah berpengaruh negatif. Perilaku petani dalam mengakses informasi pasar dipengaruhi secara negatif oleh usia dan pengalaman usahatani. Sebaliknya, lama pendidikan, penerapan diversifikasi komoditi, kontak dengan anggota penyuluh pertanian, jarak ke pasar lokal, dan penggunaan kredit meningkatkan inisiatif pencarian informasi. Kelompok tani dan penyuluh pertanian berperan sebagai sumber informasi utama, yang diperkuat oleh komunikasi antar petani dan media digital. Keputusan penjualan dan pencarian informasi merupakan bentuk adaptasi terhadap kendala struktural, kapasitas produksi, kondisi finansial, serta pengaruh institusional. Penguatan sistem finansial, infrastruktur usahatani, kapasitas kelompok tani, serta sistem informasi pasar diperlukan untuk mewujudkan rantai nilai beras yang lebih kompetitif dan inklusif.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | komersialisasi padi; pedagang pengumpul; volume penjualan; informasi pasar; perilaku petani |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Agribisnis |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 05 May 2026 06:55 |
| Last Modified: | 05 May 2026 06:55 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55698 |
