HASIM, SRIFA NOEVI (2026) HUBUNGAN SEDENTARY LIFESTYLE DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PEREMPUAN PRA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMALANREA JAYA TAHUN 2025 = The Relationship Between Sedentary Lifestyle and Body Mass Index with the Incidence of Hypertension in Pre-Elderly Women in the Working Area of Tamalanrea Jaya Community Health Center, 2025. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K011191019-W4UwXdH9Qam6A8qT-20260312120118.png
Download (129kB) | Preview
K011191019-1-2.pdf
Download (534kB)
K011191019-dp.pdf
Download (158kB)
K011191019-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 March 2028.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di tingkat global maupun nasional. Penyakit ini berbahaya karena jarang menyebabkan gejala namun dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, hingga dapat menyebabkan kematian. Perempuan pra lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap hipertensi karena perubahan hormonal menjelang menopause dan kecenderungan peningkatan berat badan, sehingga penelitian ini meneliti hubungan antara sedentary lifestyle dan IMT dengan kejadian hipertensi pada kelompok tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sedentary lifestyle dan indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi pada perempuan pra lansia di wilayah kerja Puskesmas Tamalanrea Jaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara incidental dengan jumlah responden 73 orang perempuan pra lansia. Penelitian ini dilakukan pada Agustus-September 2025. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square melalui software SPSS. Hasil: Berdasarkan hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami hipertensi yaitu 37 orang (50,7%), melakukan sedentary lifestyle tinggi sebanyak 37 orang (50,7%) dan termasuk dalam kategori gemuk berdasarkan IMT sebanyak 44 orang (60,3%). Terdapat hubungan yang signifikan antara sedentary lifestyle dengan kejadian hipertensi (p=0,001) dan terdapat hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi (p=0,000). Kesimpulan: berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara sedentary lifestyle dan indeks massa tubuh dengan kejadian hipertensi. Diharapkan kepada pihak Puskesmas untuk memberikan edukasi mengenai bahaya sedentary lifestyle dan pentingnya aktivitas fisik, yang dapat membantu mengendalikan IMT serta mencegah dan mengurangi dampak hipertensi.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi, Pra lansia, Sedentary Lifestyle, IMT |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 05 May 2026 01:54 |
| Last Modified: | 05 May 2026 01:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55675 |
