STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA AWAK KAPAL PELAYARAN RAKYAT = THE STRATEGY FOR HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT OF TRADITIONAL SHIPPING CREWS


SULISTIANA, OKTAVERA (2026) STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA AWAK KAPAL PELAYARAN RAKYAT = THE STRATEGY FOR HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT OF TRADITIONAL SHIPPING CREWS. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P023211025-pVdM2KJwtkoT0ZPY-20260303211802.png

Download (460kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P023211025-1-2.pdf

Download (675kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P023211025-dp.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
P023211025-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 February 2028.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

OKTAVERA SULISTIANA, Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Awak Kapal Pelra (dibimbing oleh Taufiqur Rachman, Muh. Yamin Jinca, M. Saleh S. Ali) Latar Belakang: Indonesia sebagai negara maritim bergantung pada transportasi laut antarpulau. Pelayaran rakyat (Pelra) berperan penting dalam perekonomian. Namun, kinerja dan keberlanjutan Pelra terindikasi permasalahan kompetensi awak kapal yang belum sesuai dengan regulasi keselamatan pelayaran. Tujuan: menganalisis kesenjangan kompetensi SDM kapal Pelra, faktor-faktor yang memengaruhi kompetensi, serta merumuskan model konseptual dan strategi kebijakan peningkatan kualitas SDM-Pelra. Metode: menggunakan uji korelasi Spearman dan gap analysis untuk mengukur pemenuhan sertifikasi dan tingkat kompetensi. Metode Delphi dan AHP untuk menentukan kekuatan faktor-faktor pengaruh, serta Analisis SWOT dan FGD untuk rekomendasi kebijakan. Hasil: Kompetensi awak mesin lebih tinggi dibanding awak dek. Awak kapal kesulitan memperoleh sertifikasi untuk posisi perwira sesuai dengan persyaratan keselamatan pengawakan. Kesenjangan kompetensi teknis awak mesin terdapat pada instalasi penggerak dan bahan bakar, perawatan-perbaikan, sistem pelumasan dan pendingin. Kesenjangan awak dek terjadi pada arus pasang surut, kecakapan pelaut, pedoman dan pencegahan tubrukan. Faktor-faktor yang memengaruhi kompetensi meliputi kualitas sistem diklat, softskill, legislasi dan standar, serta pemenuhan kompetensi dari pengajar dan aparat pengawasan sesuai standar kapal Pelra. Model konseptual kebijakan adalah terkait Subjek-Objek-Metode (SOM) serta insentif berbasis kompetensi. Kesimpulan: Dinamika penyesuaian kesenjangan kompetensi SDM-Pelra yang sejalan regulasi terkait faktor manusia berpengaruh pada aspek budaya keselamatan, insentif dan kepuasan kerja. Konseptual kebijakan dalam pemberdayaan angkutan laut Pelra adalah pengembangan SDM, armada kapal, tata kelola dan efektifitas pembinaan oleh pemilik, regulator serta pendukung operasional untuk keberlanjutan peran dan daya saing industri Pelra serta ekonomi maritim.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: kompetensi; keselamatan; sistem diklat, daya saing, Pelra
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Studi Pembangunan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 May 2026 01:08
Last Modified: 05 May 2026 01:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55671

Actions (login required)

View Item
View Item