KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM TRANSPORTASI PARIWISATA UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN WISATA BAHARI GUGUS PULAU SPERMONDE = TRANSPORTATION SYSTEM DEVELOPMENT POLICY STRATEGY TO IMPROVE MARINE TOURISM SERVICES IN THE SPERMONDE ISLAND CLUSTER


ASRI, HAERANI (2026) KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM TRANSPORTASI PARIWISATA UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN WISATA BAHARI GUGUS PULAU SPERMONDE = TRANSPORTATION SYSTEM DEVELOPMENT POLICY STRATEGY TO IMPROVE MARINE TOURISM SERVICES IN THE SPERMONDE ISLAND CLUSTER. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P023211022-urRX3FxJ1bSgDZIm-20260220134602.jpeg

Download (128kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P023211022-1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P023211022-dp.pdf

Download (264kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
P023211022-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 February 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pengembangan pariwisata bahari di wilayah kepulauan sangat bergantung pada kinerja sistem transportasi pariwisata yang andal, aman, dan terintegrasi. Gugus Pulau Spermonde di Sulawesi Selatan sangat berpotensi, namun belum ditunjang oleh sistem transportasi laut yang berkelanjutan, memuaskan atau laik laut, lemahnya koordinasi kebijakan dan tata kelola antar pemangku kepentingan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan karakteristik wisata bahari serta kinerja pelayanan transportasi dan pariwisata,serta merumuskan kebijakan strategi pengembangan sistem transportasi pariwisata yang berkelanjutan di wilayah Gugus Pulau Spermonde. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain deskriptif dan analitis. Melakukan observasi lapangan, wawancara kepada pemangku kepentingan, dan survei wisatawan. Analisis menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengevaluasi kinerja layanan, analisis kebijakan untuk menelaah kerangka regulasi dan kelembagaan, serta Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritas kebijakan dan strategi pengembangan. Hasil. penelitian menunjukkan bahwa kinerja layanan transportasi laut dan wisata bahari masih berada pada kategori sedang hingga rendah, terutama dari aspek keandalan jadwal, keselamatan pelayaran, kenyamanan, dan ketersediaan informasi layanan. Terdapat fragmentasi kewenangan lintas wilayah dan lemahnya integrasi perencanaan. Peningkatan keselamatan, integrasi jaringan transportasi antarpulau, dan penguatan tata kelola kelembagaan merupakan strategi prioritas utama. Kesimpulan. Pengembangan pariwisata bahari di Gugus Pulau Spermonde memerlukan model kebijakan dan strategi sistem transportasi pariwisata yang terintegrasi, berbasis kinerja layanan, dan berorientasi pada keberlanjutan sosial ekologis guna meningkatkan kualitas layanan, daya saing destinasi, dan kesejahteraan masyarakat kepulauan.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Uncontrolled Keywords: Potensi wilayah; Objek pariwisata; Transportasi pariwisata; Kebijakan pariwisata dan Transportasi.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Studi Pembangunan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 05 May 2026 01:05
Last Modified: 05 May 2026 01:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55669

Actions (login required)

View Item
View Item