LALLA, MILAWATI (2026) Produktivitas Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Lokal Gorontalo dengan Aplikasi Pupuk Organik Cair Keong Emas (Pomacea canaliculata L.) pada Program Produksi Lipat Ganda = Productivity Of Local Gorontalo Chili Pepper (Capsicum frutescens L.) with The Application of Golden Apple Snail (Pomacea canaliculata L.) Liquid Organic Fertilizer in A Double Production Program. Disertasi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
P013211005-dmtGsYKDacqUL42C-20260224232839.jpg
Download (101kB) | Preview
P013211005-1-2.pdf
Download (673kB)
P013211005-dp.pdf
Download (114kB)
P013211005- Text.pdf
Restricted to Repository staff only until 5 February 2028.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
MILAWATI LALLA, Produktivias Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Lokal Gorontalo dengan Aplikasi Pupuk Organik Cair Keong Emas (Pomacea canaliculata L.) pada Program Produksi Lipat Ganda (dibimbing oleh Elkawakib Syam’un, Fachirah Ulfa, dan Ifayanti Ridwan Saleh). Latar belakang. Cabai rawit merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi komoditas unggulan nasional. Provinsi Gorontalo merupakan salah satu daerah penghasil cabai rawit di kawasan timur Indonesia dan masyarakatnya menyukai masakan yang cita rasa pedas. Gorontalo memiliki sumber daya genetik cabai rawit dan memiliki potesi untuk dikembangkan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengeksplorasi dan mengidentifikasi plasma nutfah cabai rawit lokal Gorontalo berdasarkan bentuk morfologi dan keberadaannya di lokasi budidaya; (2) mengkaji pengaruh tingkat kematangan fisiologis buah terhadap karakteristik morfologi dan agronomis cabai rawit lokal Gorontalo; (3) menganalisis pengaruh aplikasi pupuk organik cair keong emas dalam penerapan teknologi produksi lipat ganda (Proliga) terhadap pertumbuhan dan produktivitas cabai rawit lokal Gorontalo. Metode. Penelitian terdiri atas tiga tahapan, yaitu: (1) eksplorasi plasma nutfah dilakukan dengan mencari dan menelusuri pengembangan cabai rawit menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui pengamatan lapangan dan wawancara secara mendalam kepada 25 orang petani responden; (2) identifikasi dan karakterisasi morfologi-agronomi empat jenis cabai lokal Gorontalo (Malita FM, Samia, Siropu, dan Diti) yang ditanam di lapangan dari tiga tingkat kematangan buah sebagai sumber benih (50%, 75%, dan 100%), menggunakan metode rancangan acak kelompok faktorial; (3) aplikasi POC keong emas (tanpa POC, aplikasi vegetatif, aplikasi vegetatif+generatif) pada tiga jenis cabai (Malita FM, Samia, dan Siropu), menggunakan rancangan acak kelompok faktorial. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) cabai rawit lokal Gorontalo tersebar di lima Kabupaten dengan karakter khusus setiap jenis dan memiliki kendala pengembangan terutama iklim dan hama penyakit. (2) tingkat kematangan fisiologis buah berpengaruh terhadap perkecambahan, pertumbuhan awal, serta produktivitas tanaman. Benih yang berasal dari buah matang penuh (100%) memiliki viabilitas dan performa agronomis paling stabil, diikuti kematangan 75%, sementara 50% menunjukkan vigor lebih rendah. (3) Pemberian POC keong emas berpengaruh positif terhadap pertumbuhan vegetatif, umur generatif, produksi dan dapat menurunkan intensitas penyakit keriting daun. Kesimpulan. Temuan ini menunjukkan cabai rawit lokal Gorontalo memiliki potensi hasil cukup tinggi apabila dibudidayakan secara intensif dengan menerapkan teknologi proliga dengan pemberian POC keong emas.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Karakter Morfo-Agronomis; Kematangan Buah; Cabai Lokal Gorontalo; Proliga (Produksi Lipat Ganda) |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Ilmu Pertanian |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 May 2026 05:34 |
| Last Modified: | 06 May 2026 05:34 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55635 |
