PROGRAM INTERVENSI BERBASIS SELF CARE TERHADAP ORANG TUA BALITA GIZI KURANG DALAM PEMANFAATAN PANGAN LOKAL DI DAERAH PEGUNUNGAN KECAMATAN KINDANG KAB BULUKUMBA = Self-Care–Based Intervention Program for Parents of Underweight Children Under Five in Utilizing Local Foods in the Mountainous Area of Kindang Subdistrict, Bulukumba Regency.”


TAMING, MUHAMMAD JUFRI (2026) PROGRAM INTERVENSI BERBASIS SELF CARE TERHADAP ORANG TUA BALITA GIZI KURANG DALAM PEMANFAATAN PANGAN LOKAL DI DAERAH PEGUNUNGAN KECAMATAN KINDANG KAB BULUKUMBA = Self-Care–Based Intervention Program for Parents of Underweight Children Under Five in Utilizing Local Foods in the Mountainous Area of Kindang Subdistrict, Bulukumba Regency.”. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R012241035-Cover.jpg

Download (276kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
R012241035-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (328kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R012241035-dp(FILEminimizer).pdf

Download (200kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
R012241035-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 February 2028.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Muhammad Jufri Taming. Program Intervensi Berbasis Self Care Terhadap Orang Tua Balita Gizi Kurang Dalam Pemanfaatan Pangan Lokal Di Daerah Pegunungan Kecamatan Kindang Kab Bukukumba(dibimbing oleh Syahrul dan Hastuti). Pendahuluan: Masalah gizi kurang pada anak balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang signifikan di wilayah pegunungan dengan akses terbatas terhadap pangan bergizi. Rendahnya pengetahuan orang tua dan kurangnya kemandirian dalam memanfaatkan sumber pangan lokal turut berkontribusi pada praktik makan yang kurang tepat dan asupan gizi yang tidak memadai Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis Self-Care (Supportive–Educative System) dalam meningkatkan kemandirian orang tua serta status gizi balita gizi kurang di Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan pretest–posttest dan kelompok kontrol melibatkan 48 ibu yang memiliki balita gizi kurang usia 12–59 bulan. Intervensi selama 12 minggu mencakup edukasi gizi, simulasi role-play pengolahan pangan lokal, dan kunjungan rumah secara berkala. Status gizi dinilai melalui antropometri (berat badan, tinggi badan, waz) pada baseline, tindak lanjut satu bulan, dan tindak lanjut dua bulan. Pola makan dan kemampuan self-care orang tua diukur menggunakan kuesioner tervalidasi. Hasil: Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan praktik (p < 0,001). Anak pada kelompok intervensi mengalami peningkatan berat badan, tinggi badan dan WAZ yang bermakna dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Pola makan termasuk variasi makanan, porsi, dan jadwal makan juga meningkat secara signifikan setelah intervensi. Kesimpulan: Pendekatan edukasi berbasis Self-Care yang dipadukan dengan pelatihan pemanfaatan pangan lokal efektif meningkatkan kemandirian orang tua dan memperbaiki status gizi balita gizi kurang. Model ini menawarkan strategi berkelanjutan untuk penguatan gizi anak di wilayah pegunungan yang serba terbatas.

Keyword : Self-Care, Gizi Kurang, Pangan Lokal, Status Gizi, Orang Tua, Wilayah Pegunungan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Self-Care, Gizi Kurang, Pangan Lokal, Status Gizi, Orang Tua, Wilayah Pegunungan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 04 May 2026 02:54
Last Modified: 04 May 2026 02:54
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55608

Actions (login required)

View Item
View Item