A. SAHRA, IRA (2026) Kajian Morfologi Plastik Berpenyerap Oksigen (Oxygen Scavenger) dan Aplikasinya pada Roti Tawar = STUDY ON MORPHOLOGY OF OXYGEN SCAVENGER PLASTIC AND ITS APPLICATION IN WHITE BREAD. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
G031201053-PfdBIuC92WcTh5GF-20260311182500.jpeg
Download (171kB) | Preview
G031201053-1-2.pdf
Download (429kB)
G031201053-dp.pdf
Download (310kB)
G031201053-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Kemasan pangan konvensional berbahan plastik sintesis banyak digunakan sehari-hari karena sifatnya yang kuat, transparan dan mampu melindungi produk. Namun, plastik tersebut sulit terurai sehingga menimbulkan pencemaran lingkunan. Oleh karena itu dikembangkan kemasan ramah lingkungan (biodegradable) dengan penambahan agen penyerap oksigen (Oxygen scavenger) untuk diperlukan untuk menurunkan kadar oksigen dalam kemasan sehingga menghambat pertumbuhan kapang khamir dan memperpanjang umur simpan roti tawar dan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Tujuan. dari penelitian ini, yaitu untuk mengamati morfologi plastik berpenyerap oksigen serta untuk menganalisis pengaruh penggunaan plastik berpenyerap oksigen terhadap kualitas roti tawar. Metode. Tahap pertama yaitu karakterisasi morfologi plastik biodegradable berbasis poly lactic acid (PLA) dengan Microcrystalline Cellulose (MC) sebagai penguat dan konsentrasi 2,5%, 5% dan 3,75% asam galat dan asam askorbat sebagai aditif penyerap oksigen , karakterisasi morfologi dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) dan pengukuran ketebalan. Tahap kedua yaitu aplikasi plastik terbaik pada roti tawar serta pengujian kualitasnya yaitu organoleptik (warna, aroma, dan tekstur), dan total kapang (AKK). Perlakuan meliputi roti tawar yang dikemas tanpa perlakuan (kontrol), dengan plastik berpenyerap oksigen, dan dengan plastik roti (OPP) umum. Hasil. Pengamatan menunjukkan bahwa plastik dengan konsentrasi terbaik yaitu 2,5% asam galat dan 5% askorbat, yang menunjukkan struktur permukaan berpori dan halus, hasil ketebalan plastik dari tertinggi A1B3 sebesar 0,098 mm, dan terendah Kontrol sebesar 0,056 mm. Pengujian organoleptik menunjukkan bahwa kemasan berpenyerap oksigen mampu mempertahankan kualitas roti tawar dengan baik; pada hari ke-2 penyimpanan, skor rata-rata untuk warna, aroma, dan tekstur berturut-turut adalah 4,2, 4,3, dan 4,2. Hasil analisis AKK pada hari ke-7 menunjukkan bahwa seluruh perlakuan belum memenuhi batas maksimum yang ditetapkan dalam SNI 7388:2009 (1 × 10⁴ CFU/g). Roti tawar kontrol memiliki nilai AKK sebesar 2,29 × 10⁵ CFU/g, sedangkan roti tawar yang dikemas menggunakan plastik berpenyerap oksigen menunjukkan nilai AKK paling rendah, yaitu 5,65 × 10⁴ CFU/g. Sementara itu, roti tawar yang dikemas menggunakan plastik Oriented Polystyrene (OPP) menunjukkan nilai AKK tertinggi, yaitu ≥10⁶ CFU/g. Kesimpulan. Penambahan oxygen scavenger berupa asam galat dan asam askorbat pada plastik biodegradable berbasis PLA memengaruhi morfologi mikrostruktur dan ketebalan film. Plastik berpenyerap oksigen lebih efektif dalam menjaga kualitas roti tawar dibandingkan kemasan kontrol dan plastik OPP, dengan perlakuan A1B3 menunjukkan nilai angka kapang khamir (AKK) paling rendah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Plastik biodegradable; oxygen scavenger; roti tawar |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknologi Pertanian |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 04 May 2026 02:52 |
| Last Modified: | 04 May 2026 02:52 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55601 |
