Identifikasi Molekuler Strain Escherichia coli Pada Sampel Feses Anak Sekolah Dasar dan Panti Asuhan Di Laniang Kota Makassar Dengan Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) = Molecular Identification of Escherichia coli Strains in Fecal Samples of Elementary School Children and Orphanage Residents in Laniang, Makassar City Using the Polymerase Chain Reaction (PCR) Method


S, RIZKY. (2026) Identifikasi Molekuler Strain Escherichia coli Pada Sampel Feses Anak Sekolah Dasar dan Panti Asuhan Di Laniang Kota Makassar Dengan Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) = Molecular Identification of Escherichia coli Strains in Fecal Samples of Elementary School Children and Orphanage Residents in Laniang, Makassar City Using the Polymerase Chain Reaction (PCR) Method. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
P062232036-TLot3ZFXOY5wNWHQ-20260122124845.jpeg

Download (53kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
P062232036-1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
P062232036-dp.pdf

Download (162kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
P062232036-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Diare merupakan penyebab kematian kelima di dunia dengan salah satu penyebab utamanya adalah infeksi bakteri Escherichia coli. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesi (SKI) pada tahun 2023, Sulawesi Selatan berada pada urutan ke-7 dari 38 provinsi dengan kasus diare terbanyak di Indonesia, dengan Makassar sebagai kota penyumbang kasus diare terbanyak. Diare juga menjadi kasus tertinggi yang ditemukan dari Rumah Sakit dan Puskesmas di 24 Kabupaten Kota Sulawesi Selatan berdasarkan surveilens penyakit sejak 3 tahun terakhir. Tujuan. Untuk mengidentifikasi kasus diare yang disebabkan oleh adanya infeksi dari strain Escherichia coli serta keterkaitannya terhadap status kesehatan, lingkungan dan topografinya. Metode. Sampel feses dikumpulkan dari Sekolah Dasar dan Panti Asuhan di Laniang, Makassar, Indonesia. Sebanyak 40 sampel diperoleh dari subjek berusia 5–14 tahun yang memiliki riwayat diare dalam satu bulan terakhir. Proses identifikasi dilakukan di Hasanuddin University Medical Research Center (HUMRC) menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Primer spesifik untuk bakteri Escherichia coli dan strainnya diaplikasikan dalam Multiplex PCR, kemudian hasil amplifikasi divisualisasikan menggunakan elektroforesis gel agarosa. Hasil. Dari 40 sampel feses yang dianalisis menggunakan metode PCR, ditemukan dua strain Escherichia coli, yaitu Enterotoxigenic E. coli (ETEC) sebesar 5,0% dan Enteroaggregative E. coli (EAEC) sebesar 12,5%. Sementara itu E. coli Enterohemoragik (EHEC), E. coli Enteroinvasif (EIEC), E. coli Enteropatogenik (EPEC) tidak ditemukan sampel yang teridentifikasi positif. Analisis bifariat dan odds ratio menunjukkan adanya keterkaitan terhadap temuan E. coli patogen dengan variabel kurang edukasi, sumber air utama dalam rumah tangga, kondisi lingkungan tempat tinggal dan sanitasi yang kurang memadai terhadap terjadinya diare. Kesimpulan. Temuan ini membuktikan bahwa terdapat sejumlah anak yang teridentifikasi mengalami diare yang disebabkan oleh bakteri E. coli patogen, serta keterkaitan dengan variabel pendukung lainnya sehingga menegaskan laporan data kasus diare yang sangat tinggi. Tingginya kasus diare perlu untuk ditindaklanjuti secara serius dan pentingnya untuk memberikan edukasi, menjaga sanitasi dan lingkungan sekitar agar dapat mengendalikan kasus diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri E. coli.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: E. Coli, PCR, Anak, Makassar, Indonesia.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 04 May 2026 02:04
Last Modified: 04 May 2026 02:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55589

Actions (login required)

View Item
View Item