EFEKTIVITAS KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) DENGAN MENILAI KADAR NDUFB8 PADA TIKUS JANTAN WISTAR YANG TERPAPAR ASAP ROKOK = EFFECTIVENESS OF BUTTERFLY PEA FLOWER (Clitoria ternatea) KOMBUCHA BY ASSESSING NDUFB8 LEVELS IN MALE WISTAR RATS EXPOSED TO CIGARETTE SMOKE


SYAM, MUSTIKARANI (2026) EFEKTIVITAS KOMBUCHA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) DENGAN MENILAI KADAR NDUFB8 PADA TIKUS JANTAN WISTAR YANG TERPAPAR ASAP ROKOK = EFFECTIVENESS OF BUTTERFLY PEA FLOWER (Clitoria ternatea) KOMBUCHA BY ASSESSING NDUFB8 LEVELS IN MALE WISTAR RATS EXPOSED TO CIGARETTE SMOKE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of COVER]
Preview
Image (COVER)
P062232015-OwHa3dzktEeTF2js-20260121145333.jpeg

Download (210kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1-2] Text (BAB 1-2)
P062232015-1-2.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of DAPUS] Text (DAPUS)
P062232015-dp.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of FULL TEXT] Text (FULL TEXT)
P062232015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 12 January 2028.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Mustikarani Syam. Efektivitas Kombucha Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dengan Menilai Kadar Ndufb8 Pada Tikus Jantan Wistar Yang Terpapar Asap Rokok (Dibimbing oleh Arif Santoso dan Muh Husni Cangara) Latar belakang. Paparan asap rokok merupakan salah satu faktor utama penyebab stres oksidatif yang dapat merusak fungsi mitokondria. Salah satu dampaknya adalah penurunan ekspresi protein kompleks I rantai transpor elektron, yaitu NADH dehydrogenase [ubiquinone] 1 beta subcomplex subunit 8 (NDUFB8) yang berperan penting dalam proses fosforilasi oksidatif dan produksi energi seluler. Kombucha bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan minuman fermentasi yang kaya akan senyawa antioksidan seperti antosianin, flavonoid, dan polifenol yang berpotensi melindungi mitokondria dari kerusakan akibat stres oksidatif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombucha bunga telang terhadap kadar NDUFB8 pada jaringan paru tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang terpapar asap rokok. Metode. Penelitian ini menggunakan tikus Wistar jantan yang dialokasikan secara acak ke dalam empat kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (tanpa perlakuan), kelompok kontrol positif (terpapar asap rokok tanpa pemberian kombucha), serta dua kelompok perlakuan yang diberikan kombucha bunga telang dengan dosis bertingkat. Paparan asap rokok diberikan setiap hari selama 40 hari, sedangkan kombucha diberikan secara oral selama 40 hari masa perlakuan. Setelah perlakuan, dilakukan pengambilan jaringan paru untuk analisis kadar NDUFB8 menggunakan metode ELISA serta pengamatan histopatologi jaringan paru. Data hasil pengukuran dianalisis secara statistik menggunakan One-way ANOVA untuk melihat perbedaan antar kelompok perlakuan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan asap rokok menunjukkan kecenderungan penurunan kadar NDUFB8, sedangkan kedua kelompok perlakuan menunjukkan rerata kadar NDUFB8 yang lebih tinggi dibandingkan kontrol positif. Namun, kedua perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Secara histologis, jaringan paru kelompok perlakuan menunjukkan perbaikan struktur alveolus, penurunan sel inflamasi, dan regenerasi jaringan yang lebih baik. Kesimpulan. Temuan ini memberikan indikasi awal bahwa kombucha bunga telang berpotensi berperan memodulasi kadar NDUFB8 setelah paparan asap rokok, meskipun perubahannya belum signifikan secara statistik, dan didukung oleh perbaikan histopatologis jaringan paru. Namun, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengonfirmasi relevansinya dalam konteks antioksidan alami yang mendukung fungsi mitokondria.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Kombucha, Clitoria ternatea, NDUFB8, Stres Oksidatif, Asap Rokok
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 04 May 2026 01:19
Last Modified: 04 May 2026 01:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/55586

Actions (login required)

View Item
View Item